Dengan cryotherapy, sebagian besar tubuh dapat dibenamkan ke dalam bilik cryotherapy, atau menargetkan area tertentu seperti lengan atau kaki.
Ini membantu atlet mengatasi nyeri otot, nyeri sendi, dan nyeri, serta mempercepat penyembuhan cedera. Meskipun tempat cryotherapy mahal, banyak tim dan atlet menggunakan pemandian air es untuk mencapai hasil yang sama. Atlet duduk di pemandian es selama tiga sampai lima menit.
Terapi Oksigen Hiperbarik
Terapi hiperbarik, seperti terapi oksigen hiperbarik, menjadi semakin populer di kalangan tim olahraga.
Terapi oksigen hiperbarik dikatakan dapat memperbaiki dan meregenerasi jaringan, membatasi pembengkakan, menghentikan infeksi, dan membantu nyeri otot setelah sesi latihan intensif.
Proses terapi oksigen hiperbarik sangatlah mudah. Pasien menghirup oksigen murni di ruangan bertekanan, atau melalui selang. Saat berada di dalam ruangan, tekanan udara dapat diatur hingga tiga kali lipat dari tingkat biasanya.
Peningkatan tekanan udara menyebabkan paru-paru mendapatkan lebih banyak oksigen murni daripada yang mungkin didapat.
Oksigen murni kemudian dibawa oleh darah ke seluruh tubuh, yang dapat membantu otot, merangsang faktor pertumbuhan, mempercepat penyembuhan, dan membantu dengan cara lain.
Artikel Terkait
Bermain Ngotot Borneo Hornbills Cetak Rekor Tertinggi dalam Satu Kuarter
Bintang Sepak Bola Megan Rapinoe Memimpin Kampanye Fesyen Mewah Pertamanya
Buah Jatuh Tidak Jauh...
Banggai & Tojo Una-Una Siap jadi Tuan Rumah Pekan Olahraga Pantai Nasional Pertama
Setelah Juara Umum All England 2024, Ini Agenda Indonesia di BWF World Tour 2024 Selama Ramadhan