SportlinkNews - IndyCar Series memperkenalkan aeroscreen yang diperbarui dan ringan dengan desain baru yang juga meningkatkan pendinginan pengemudi di ruang kokpit.
Aeroscreen terbaru ini merupakan hasil kerja sama Indycar Series dengan Red Bull Advanced Technologies.
Penggunaan aeroscreen ini dimulai pada tahun 2020 sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan pembalap.
Baca Juga: Korea Institute of Sports Science Dukung Kemajuan Olahraga dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perangkat keselamatan tersebut dibuat dengan kaca depan balistik dari PPG yang dipasang dengan rangka titanium yang diproduksi atas izin Pankl.
Aeroscreen baru ini memiliki berat total 14,5 pon, turun dari versi pertama yang berbobot 18,8 pon.
Penggunaan rangka titanium cetak 3D (3D-printed titanium frame) yang ringan namun memiliki kekuatan yang sama seperti pendahulunya.
Baca Juga: Menpora Dito: Wajib Terapkan Sport Science dan Sport Psikologi Menuju Olimpiade Paris 2024
Selain untuk keselamatan pembalap, rancang desain aeroscreen baru ini difokuskan untuk mampu mendinginkan ruang pengemudi.
Aeroscreen ini hadir dengan tambahan ventilasi dan saluran depan bagian atas yang menyudut ke dada pengemudi.
Salurannya telah dicetak 3D dari karet sebagai tindakan pencegahan untuk membatasi cedera tangan dalam suatu kecelakaan.
Baca Juga: Saatnya Sport Science Campur Tangan dalam Prestasi Olahraga Indonesia
Tino Belli, Direktur Pengembangan Aerodinamis untuk IndyCar Series menyebutkan, kombinasi pengurangan bobot dan peningkatan keselamatan membantu mengurangi downforce pada aeroscreen baru sekitar 35 pon.
“Salah satu tujuan membuat versi 2.0 adalah untuk menghemat bobot,” kata Belli.
Artikel Terkait
Marquez Sebut Masalah Rem Depan Bikin Dia Terjatuh di MotoGP Amerika
Bagnaia Hanya Bisa Bertahan Sepanjang Balapan MotoGP Amerika, Ini Alasannya
Lewis Hamilton: Balap F1 Digelar Bersama MotoGP akan Sangat Epik
Ini Sosok Nasrullo Kabirov, Wasit Kontroversial yang Merugikan Timnas U-23 Indonesia