Patut Diketahui, Begini Sport Science Tenis

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 10 Mei 2024 | 10:18 WIB
Di lingkungan ITF, kegiatan Sport Science and Medicine didukung dan dipandu oleh Sport Science & Medicine Commission (SSMC) (sci-sport.com)
Di lingkungan ITF, kegiatan Sport Science and Medicine didukung dan dipandu oleh Sport Science & Medicine Commission (SSMC) (sci-sport.com)

 

SportlinkNews - Tenis adalah salah satu olahraga utama global, dengan lebih dari 75 juta peserta di seluruh dunia.

Masih banyak lagi yang mengikuti acara Grand Slam, Piala Davis dan Piala Fed, diawasi oleh Federasi Tenis Internasional (ITF) dan tur profesional, diatur dan dikelola oleh Asosiasi Tenis Profesional (ATP) dan Sony Ericsson WTA (Asosiasi Tenis Wanita) Wisata.

ITF adalah badan pengelola tenis dunia dan merupakan penjaga Peraturan Tenis. Namun, baik ATP maupun WTA mempunyai fleksibilitas dalam cara mereka menjalankan turnya masing-masing (misalnya, mereka memiliki peraturan berbeda untuk bermain di cuaca panas dan untuk perlindungan medis di suatu acara).

Baca Juga: Apakah Benar Leg Day Bisa Berpengaruh pada Hormon Testosteron? Berikut Faktanya

Ketiga organisasi tersebut terlibat dalam pengembangan permainan dan semuanya memiliki komite dan departemen yang bertanggung jawab atas ilmu olahraga dan kedokteran olahraga.

Meskipun departemen-departemen ini dijalankan secara independen, perwakilan dari semua kelompok duduk di Komite Sains & Kedokteran Olahraga ITF.

Di bidang anti-doping, kebijakan terpadu yang sesuai dengan WADA telah disepakati dan dikelola oleh ITF. Dalam artikel ini karya departemen ilmu olahraga dan kedokteran ITF, ATP dan WTA disajikan secara lebih rinci.

Baca Juga: Ini Alasan Atlet Olimpiade Menyukai Bekam dan Terapi Alternatif

Ilmu olahraga dan kedokteran ITF
Didirikan pada tahun 1913, ITF bertanggung jawab atas Olimpiade (tenis bergabung kembali pada tahun 1988), turnamen Grand Slam (Australia Terbuka, Roland Garros, Wimbledon dan AS Terbuka), Piala Davis (khusus putra) dan Piala Fed (khusus putra). Khusus wanita) acara tim, dan berbagai acara profesional junior, veteran, kursi roda, dan tingkat rendah.

Salah satu tujuan ITF adalah melanjutkan pertumbuhan dan perkembangan tenis di seluruh dunia, serta mengubah dan menegakkan aturan permainan.

ITF memiliki 205 Asosiasi Nasional anggota yang tersebar di setiap benua, dan enam Asosiasi Regional yang bekerja di wilayahnya masing-masing untuk membantu pengembangan dan koordinasi tenis.

Baca Juga: Nicky Butt Muncul di Pesta Treble Manchester United, Bersiap Masuk Penjara

Di lingkungan ITF, kegiatan Sport Science and Medicine didukung dan dipandu oleh Sport Science & Medicine Commission (SSMC), yang merupakan salah satu dari 17 komite dan komisi ITF.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: NCBI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB
X