3 Ilmu Penting Dalam Tinju, Bukan Kekuatan dan Daya Tahan Fisik

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 15 Mei 2024 | 06:10 WIB
Ilmu Tinju mengacu pada biomekanik, fisiologi, dan prinsip-prinsip pelatihan yang berkontribusi terhadap kinerja petinju di atas ring. (fightcoop.com)
Ilmu Tinju mengacu pada biomekanik, fisiologi, dan prinsip-prinsip pelatihan yang berkontribusi terhadap kinerja petinju di atas ring. (fightcoop.com)

Uppercut
Uppercut atas adalah pukulan ke atas yang dilakukan dengan kedua tangan. Biomekanik pukulan atas melibatkan pergeseran berat badan, rotasi pinggul dan bahu, serta fleksi siku dan pergelangan tangan untuk menghasilkan gaya ke atas menuju dagu lawan.

BIOMEKANIK Footwork
Gerak kaki yang efektif sangat penting bagi keberhasilan seorang petinju, karena memungkinkan terjadinya berbagai pukulan dan manuver bertahan.

Biomekanik gerak kaki tinju melibatkan:
- Perpindahan berat badan antara kaki depan dan belakang.
- Pergeseran pusat gravitasi.
- Memutar bola kaki untuk mengubah arah dengan cepat.

Baca Juga: Gaya Hidup Gila Tyson Fury, Koleksi Mobil Monster, Mansion hingga Rolex Berlian, Penghasilannya Rp4 Triliun

Fisiologi Tinju
Sistem energi yang digunakan dalam tinju adalah olahraga yang membutuhkan ledakan energi yang eksplosif, serta upaya yang berkelanjutan sepanjang ronde atau pertarungan. Tubuh menggunakan sistem energi yang berbeda untuk mendorong upaya ini, termasuk:

1. Sistem aerobik: Sistem energi ini menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi dan terutama digunakan selama periode upaya yang berintensitas rendah dan berkelanjutan. Selama tinju sistem aerobik digunakan terutama di antara ronde untuk membantu pemulihan atlet.

2. Sistem glikolitik anaerobik: Sistem energi ini tidak menggunakan oksigen dan malah memecah karbohidrat menjadi energi. Sistem ini digunakan selama upaya intensitas tinggi, seperti kombinasi lemparan, yang berlangsung lebih dari beberapa detik.

Prinsip pelatihan yang dapat membantu petinju memaksimalkan potensinya. (fightcoop)

3. Sistem ATP-PC: Sistem energi ini mengandalkan simpanan ATP dan kreatin fosfat untuk menghasilkan energi dengan cepat. Ini digunakan selama gerakan eksplosif seperti melayangkan pukulan atau berlari.

Kelompok otot yang digunakan dalam tinju adalah olahraga seluruh tubuh yang menggunakan berbagai kelompok otot. Beberapa kelompok otot utama yang digunakan dalam tinju meliputi:

1. Tubuh bagian atas: Otot-otot dada, punggung, bahu, dan lengan sangat terlibat dalam melontarkan pukulan dan bertahan melawannya.

Baca Juga: Piala AFF Ganti Nama Piala ASEAN 2024, Timnas Indonesia Satu Pot dengan Malaysia

2. Tubuh bagian bawah: Otot-otot kaki, pinggul, dan glutes digunakan untuk gerakan, keseimbangan, dan menghasilkan kekuatan dalam pukulan.

3. Inti: Otot inti, termasuk perut dan punggung bawah, sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan stabilitas selama pukulan dan gerakan bertahan.

Memahami sistem energi dan kelompok otot yang digunakan dalam tinju dapat membantu atlet menyesuaikan latihan mereka agar lebih siap menghadapi tuntutan fisik olahraga tersebut.

Baca Juga: Timnas Voli Putri Hadapi Lawan Berat di AVC Challenge Cup 2024, Ini Profil Pemain Indonesia

Gambaran Umum Prinsip Pelatihan
Latihan kekuatan sangat penting untuk mengembangkan kekuatan dan kekuatan dalam pukulan tinju. Prinsip latihan kekuatan untuk tinju melibatkan penargetan kelompok otot tertentu, menggunakan bentuk dan teknik yang tepat, secara bertahap meningkatkan beban dan ketahanan, dan berfokus pada latihan gabungan yang bekerja untuk banyak kelompok otot.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: fightcoop.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB
X