Dari Kayu hingga Raket Pintar, Sentuhan Teknologi AI Mengubah Wimbledon

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 19 Juni 2024 | 06:10 WIB
Kecerdasan Buatan (AI) telah memasuki dunia tenis dalam beberapa tahun terakhir.  (limely.co.uk)
Kecerdasan Buatan (AI) telah memasuki dunia tenis dalam beberapa tahun terakhir. (limely.co.uk)


SportlinkNews - Tenis dan teknologi biasanya tidak bisa disamakan, tetapi kini tidak lagi! Teknologi mengubah permainan tenis, begini caranya…

Kejuaraan Wimbledon telah berlangsung sejak tahun 1877, dengan turnamen pertama diadakan untuk mengumpulkan dana bagi pemeliharaan halaman Wimbledon Lawn Tennis Club.

Sejak saat itu, turnamen ini menjadi turnamen tenis paling bergengsi di dunia. Orang-orang berbondong-bondong dari seluruh dunia untuk melihat sekilas aksinya.

Bagaimana teknologi berdampak pada pertumbuhan olahraga dan khususnya, Kejuaraan Wimbledon itu sendiri!

Baca Juga: Euro 2024: Terungkap Senjata Rahasianya Timnas Inggris di Cincin Pintar

Teknologi Bahan
Pada Kejuaraan Wimbledon pertama, pemain menggunakan raket yang terbuat dari kayu solid dan usus hewan.

Pertama kali dirancang oleh Walton Clotter Wingfield pada tahun 1874, raket ini cenderung memiliki kepala persegi panjang atau trapesium dan sangat berat serta tidak praktis untuk digunakan. Sejak itu, kemajuan teknologi berarti kita tidak perlu lagi bergantung pada bahan-bahan ini!

Pada tahun 1947, penciptaan teknologi laminasi mengarah pada penemuan raket oval yang lebih ringan, lebih mirip dengan raket yang biasa kita gunakan saat ini.

Baca Juga: Mengembangkan Kekuatan dengan Latihan Pliometric

Pada tahun 1968, raket baja pertama diluncurkan dan pada tahun 2022, material komposit, serat karbon, dan bahkan material piezoelektrik kini digunakan dalam desain raket tenis untuk mencapai hasil maksimal.

Apa yang disebut 'raket pintar' menggabungkan bahan piezoelektrik yang dapat merasakan kekuatan yang dihasilkan pemain selama pertandingan dan kemudian mengirimkan data ini ke cloud untuk dianalisis oleh pemain dan pelatih.

Beberapa raket pintar bahkan dapat mengatur kekencangan rangka raket selama bermain game untuk mengurangi getaran dan mengurangi keausan – woah!

Raket pintar dengan sentuhan teknologi lebih ringan dan nyaman. (limely.co.uk)

Kecerdasan buatan
Kecerdasan Buatan (AI) telah memasuki dunia tenis dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menggabungkan teknologi AI dan cloud, turnamen tenis tertua di dunia ini dapat memberikan pengalaman kekinian bagi pengunjung dan juga pemainnya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: limely.co.uk

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB
X