Peregangan statis tidak mengubah arsitektur otot sehingga tidak mengembalikan otot ke keadaan alami.
Pengumpulan darah sangat dibesar-besarkan, dan berjalan santai akan menjadi cara yang jauh lebih baik untuk mendorong resirkulasi daripada peregangan.
Fleksibilitas tidak mengurangi risiko cedera, dan bahkan dapat meningkatkannya. Risiko jatuh paling baik dikurangi melalui latihan kekuatan dan propriosepsi, bukan latihan fleksibilitas.
Baca Juga: Artis Kanada Drake Selamatkan Venezia dari Kebangkrutan
Dan kinerja atlet tidak ditingkatkan melalui fleksibilitas kecuali olahraga tersebut secara khusus membutuhkannya. Faktanya, terlalu banyak latihan fleksibilitas dapat memberi dampak negatif pada kualitas kekakuan otot.
Efek dari sikap tidak fleksibel
Secara umum, tidak ada efek negatif dari sikap tidak fleksibel, kecuali jika kurangnya fleksibilitas memengaruhi kemampuan Anda untuk melakukan tugas sehari-hari.
Sebagai contoh, jika Anda sedang dalam pemulihan dari cedera bahu dan fleksibilitas Anda sangat buruk, sehingga Anda tidak dapat menjangkau bagian atas kepala atau bagian samping dengan benar, maka sebaiknya Anda mengikuti program fleksibilitas untuk memulihkan rentang gerak sendi secara penuh.
Baca Juga: Penampakan Tato di Tur Real Madrid
Ada juga beberapa bukti yang beragam yang menunjukkan bahwa sikap tidak fleksibel pada sendi tertentu dapat menyebabkan postur yang kurang diinginkan; misalnya otot dada yang kencang menyebabkan bahu membulat, atau pinggul yang kencang menyebabkan panggul miring ke depan.
Jadi, jika Anda merasa postur tubuh Anda bermasalah, melakukan beberapa latihan fleksibilitas sederhana mungkin bermanfaat.
Jenis-jenis Latihan Fleksibilitas
1. Peregangan Statis
Secara umum, ketika orang berbicara tentang latihan fleksibilitas, inilah yang mereka maksud.
Latihan ini melibatkan gerakan ke posisi yang memanjangkan otot, lalu menahan posisi tersebut selama 20 detik hingga 5 menit. Latihan ini sering digunakan sebagai bagian dari rutinitas yoga dan pilates.
Jika Anda akan menggunakan jenis peregangan ini, waktu terbaik untuk melakukannya adalah saat Anda sudah hangat, dengan aliran darah yang baik, jadi tepat setelah latihan adalah waktu yang ideal.
Baca Juga: Jayson Tatum Memperkenalkan Jordan Tatum 3 dalam Corak Patriotik Olimpiade Paris 2024
2. Pelepasan Myofascial
Pelepasan myofascial sering terlihat di sekitar pusat kebugaran dalam bentuk latihan foam rolling.
Artikel Terkait
Yves Bissouma Minta Maaf Posting Hirup Gas Tertawa, Tottenham Selidiki Video yang Diunggahnya
7 PemainTermahal di Hari Terakhir Bursa Transfer dalam Sejarah Sepak Bola, Nomor 1 Bukan pemain Top
Erick Thohir Tinjau Training Center Timnas Indonesia di IKN, Tampilannya Keren Habis
PSS Sleman Terbukti Terlibat Kasus Suap, Poin Dikurangi dan Didenda Rp150 Juta
Barcelona Dihadapkan Masalah Finansial, Debut Dani Olmo Terancam Tertunda