Misalnya, monitor detak jantung akan digunakan untuk pelatihan dan pemantauan di sebagian besar olahraga aerobik seperti bola basket, sepak bola Amerika, sepak bola Amerika, dan lari lintas alam. Pelacak GPS akan digunakan untuk olahraga seperti bisbol, bola basket, dan sepak bola untuk melacak kecepatan dan jarak yang ditempuh.
Data Besar dan Analisis Data Otomatis
Alat dan layanan data besar dapat membantu pelatih dan pembina mengelola dan memahami data latihan atlet mereka.
Misalnya, aplikasi latihan memungkinkan atlet dan pembina untuk memasukkan jenis latihan yang mereka lakukan, seberapa besar upaya yang mereka curahkan dalam latihan, respons penyembuhan tubuh mereka, dan waktu latihan berlangsung.
Data yang dihasilkan dari aplikasi latihan ini juga dapat disimpan dan dianalisis menggunakan alat data besar. Data ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi pola seperti jadwal latihan atlet pada umumnya atau jenis latihan yang paling sering mereka lakukan.
Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk membantu pelatih dan atlet merencanakan sesi latihan di masa mendatang.
Alat Pelacak untuk Memantau Performa Atlet
Pelatih dan pembina atletik menggunakan berbagai alat pelacakan untuk memantau performa atlet mereka. Berikut beberapa alat pelacak yang digunakan dalam latihan atlet:
Baca Juga: 6 Keterampilan Mental yang Harus Dikembangkan Semua Atlet, Dengarkan Suara Malaikat
Monitor Detak Jantung
Monitor detak jantung adalah perangkat yang dapat dikenakan yang mengukur detak jantung Anda, beserta beberapa indikator lainnya, seperti seberapa banyak upaya yang Anda lakukan dalam sesi latihan.
Data ini dapat membantu mengoptimalkan proses latihan dan memberikan gambaran yang lebih baik tentang kesehatan atlet secara keseluruhan. Saat berlatih dengan intensitas tinggi, detak jantung atlet biasanya berada di kisaran 80-90% dari detak jantung maksimumnya.
Monitor detak jantung dapat membantu peserta latihan tetap berada dalam rentang ini, tergantung pada tujuan spesifik mereka, terutama saat melakukan olahraga yang sangat teknis.
Misalnya, seorang peserta latihan yang ingin membangun daya tahan dapat menggunakan monitor detak jantungnya untuk menjaga detak jantungnya di antara 65-75% dari detak jantung maksimumnya agar daya tahannya terus terjaga.
Baca Juga: Napoli Terus Kejar Rasmus Hojlund dengan Tawarkan Kenaikan Gaji
Pelacak GPS
Pelacak GPS melacak data performa atletik seperti kecepatan, jarak, dan lokasi. Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk membantu atlet dan pelatih meningkatkan metode latihan terkait faktor-faktor seperti kecepatan, jarak, dan lokasi.
Ini dapat bermanfaat untuk olahraga apa pun yang melibatkan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, seperti sepak bola, sepak bola Amerika, bisbol, dan tenis.