SportlinkNews - Setelah dinanti-nanti cukup lama, PSSI akhirnya secara resmi mengumumkan Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik baru dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Senin, 25 Agustus 2025.
Zwiers adalah pelatih asal dari Belanda yang memiliki berbagai pengalaman membangun aspek teknis pengelolaan dan pengembangan sepak bola di Eropa dan Asia.
Alexander seorang profesional sepak bola dengan pengalaman luas di berbagai negara, mulai dari Belanda, Irlandia Utara, Qatar, Arab Saudi, Meksiko, Kazakstan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, hingga Jordania.
Jabatan terakhirnya adalah Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Yordania (Jordan Football Association) pada 2019.
Baca Juga: Napoli Terus Kejar Rasmus Hojlund dengan Tawarkan Kenaikan Gaji
Bersama Jordania, Alexander berhasil memimpin strategi transformasi tim nasional dan mengembangkan usia muda juga, termasuk menjadi finalis Piala Asia 2024, juara WAF di berbagai kelompok usia, serta juara Arab Cup di sepak bola wanita.
Ia juga merintis sistem jalur pembinaan pemain dari U10 hingga U23, membangun Unit Talent Identification, pusat pengembangan regional, serta meluncurkan program Football for Schools yang memberi dampak bagi ribuan anak di Jordania.
Zwiers berperan besar dalam meningkatkan kualitas pelatih dengan menjadikan Jordania sebagai anggota AFC Pro Convention, menyusun kurikulum lisensi kepelatihan spesialis, serta menciptakan sistem pengembangan personal untuk pelatih.
Baca Juga: Franco Mastantuono Pecahkan Rekor 20 Tahun Starter Termuda Real Madrid
Zwiers kini memegang lisensi UEFA A, AFC Pro, dan AFC Pro Instructor, serta mengikuti program TD Diploma FIFA.
Ia memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia, karena sudah tinggal di Indonesia selama empat tahun, dan memiliki istri warga negara Indonesia.
Filosofi kerjanya adalah membangun warisan lokal dengan memaksimalkan potensi pemain, pelatih, dan klub melalui kerja berkesinambungan lintas generasi.
Pengenalan Zwiers ini sebenarnya diagendakan akan berlangsung pada sore hari pukul 15.00 WIB, tetapi tertunda karena adanya demo di MPR/DPR, sehingga baru dimulai pada pukul 20.30 WIB.
Baca Juga: IBL All Indonesian 2025: Satria Muda Mantap ke Semifinal, Yudha Saputera Fokus Bangun Ritme
Tugas Zwiers sebagai Direktur Teknik nanti adalah untuk mengembangkan dan mengimplementasikan visi jangka panjang untuk Tim Nasional Indonesia.
PSSI menaruh harapan besar pada sosok Direktur Teknik baru yang akan menjadi motor penggerak perubahan dalam pembinaan sepak bola nasional.
Jabatan strategis ini diisi dengan tanggung jawab besar untuk menyusun arah dan filosofi permainan sepak bola Indonesia di masa depan.
Beberapa tugas utama yang diemban seorang Direktur Teknik antara lain merancang filosofi permainan yang menjadi acuan bagi timnas di semua kelompok umur.
Baca Juga: Persib Bandung Terpuruk, Bisakah Maung Bangkit di Super League 2025-2026?
Termasuk, mengawasi pengembangan pemain muda dan pelatih, serta memastikan koordinasi lintas departemen, termasuk bidang medis hingga analisis data.
Lebih dari sekadar peran administratif, posisi Direktur Teknik juga diharapkan dapat membawa transformasi signifikan pada struktur pembinaan jangka panjang.
Fokus utamanya adalah mencetak generasi pemain muda berkualitas yang kelak menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas sambutan yang hangat. Saya juga ingin berterima kasih kepada Bapak Erick Thohir, Jordi Cruyff, dan Patrick Kluivert atas kepercayaan serta keyakinan untuk menjadi bagian dari proyek ini," ujar Zwiers.
Baca Juga: TC Timnas Indonesia Resmi Digelar 1 September, Semua Pemain Senior Siap Hadir
"Saya sangat percaya bahwa tidak pernah ada individu yang membuat kesuksesan. Kesuksesan datang dalam kesatuan, dalam bentuk permainan bersama-sama, dan itu juga merupakan filosofi saya," sambungnya.
Zwiers menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, mulai dari level akar rumput hingga pelatih profesional, dalam menyusun arah pembangunan sepak bola nasional. Untuk itu, ia berkomitmen menjalani masa adaptasi di awal masa jabatannya.
"Saya ingin memberikan diri saya 100 hari pertama untuk mendengarkan, berbicara, menganalisis, dan mengamati," ungkap Zwiers.
Baca Juga: Indonesia Hanya Hadapi Lebanon di FIFA Matchday 2025, PSSI Buka Opsi Cari Pengganti Kuwait
Artikel Terkait
Jordi Cruyff Bantu PSSI Cari Direktur Teknik, Erick Thohir: Kami Harus Hati-hati
Jordi Cruyff Tiba di Indonesia: Siap Susun Strategi dan Cari Direktur Teknik untuk Timnas
Jordi Cruyff Cari Direktur Teknik PSSI: Ini Kriterianya
Erick Thohir Segera Rekrut Direktur Teknik Demi Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Tunjuk Indra Sjafri sebagai Plt Direktur Teknik