SportlinkNews - Fasitis plantar adalah keluhan muskuloskeletal umum yang dialami oleh pelari maraton.
Artikel ini memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi tersebut, dengan fokus pada patofisiologi, implikasi biomekanik bagi pelari, dan strategi manajemen berbasis bukti.
Apa itu Fasitis Plantar?
Fasitis plantar adalah peradangan pada fasia plantar, pita jaringan tebal yang membentang di sepanjang bagian bawah kaki Anda, menghubungkan tulang tumit Anda ke jari-jari kaki Anda.
Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Robekan Manset Rotator
Fasia ini bertindak seperti peredam kejut dan menopang lengkungan kaki Anda. Ketika terjadi peradangan, hal itu dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang signifikan.
Tekanan tarik berulang pada fasia plantar, terutama pada titik perlekatannya di kalkaneus, dapat menyebabkan robekan mikro, peradangan selanjutnya, dan rasa sakit.
Biomekanik Nyeri: Mengapa Pelari Maraton Rentan?
Sifat lari maraton yang berulang dan berdampak tinggi membuat individu lebih rentan terhadap plantar fasciitis. Beberapa faktor biomekanik berkontribusi pada peningkatan risiko ini:
Baca Juga: Napoli 2-0 Milan, Rabiot Sebut Masalah Struktural Dalam Tim
Ketidakseimbangan Muskuloskeletal
Kekakuan pada otot gastrocnemius dan soleus (otot betis) dapat membatasi dorsifleksi pergelangan kaki, meningkatkan tekanan pada plantar fascia.
Kelemahan pada otot intrinsik kaki juga dapat berkontribusi pada disfungsi biomekanik.
Beban Benturan
Setiap hentakan kaki saat berlari menghasilkan gaya reaksi tanah yang signifikan, memberikan tekanan yang besar pada plantar fascia.
Baca Juga: BWF World Tour Finals 2025: Kekalahan Beruntun Wakil Indonesia, Harapan Tertuju pada Sabar/Reza
Efek kumulatif dari gaya-gaya ini selama pelatihan dan kompetisi yang berkepanjangan dapat melebihi kapasitas jaringan untuk memperbaiki diri.