sport-science

Unik, Main Catur di Bawah Air

Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:01 WIB
Mengapa Catur Selam menjadi babak baru bagi olahraga ini

SportlinkNews - Sejak pertama kali dimainkan lebih dari 1.500 tahun yang lalu, catur telah menarik minat berbagai kalangan, mulai dari Raja Edward I dan Napoleon hingga mantan Presiden Jimmy Carter.

Namun, satu hal yang pasti: tak satu pun dari mereka pernah melakukan skakmat sembari mengenakan kacamata renang di dalam kolam.

Master catur asal Amerika, Etan Ilfeld, menciptakan "catur selam" (diving chess) pada tahun 2012 sebagai bagian dari ajang tahunan Mind Sports Olympiad (peringatan 30 tahun kompetisi ini akan berlangsung akhir bulan ini di London). Alih-alih berhadapan dengan lawan di lingkungan yang kaya akan udara, Ilfeld menambahkan unsur unik yang sederhana namun menantang.

Baca Juga: Herdman Benahi Transisi Pertahanan Timnas Jelang Laga Hidup Mati Kontra Singapura

Permainan catur dilakukan di atas papan pemberat yang diletakkan di dasar kolam. Dalam pertandingan turnamen, papan tersebut biasanya berada di kedalaman 3,2 hingga 5,6 kaki (sekitar 1 hingga 1,7 meter) di bawah air. Tidak ada batasan waktu. Penggunaan pakaian selam (wetsuit) dan pemberat tubuh dilarang.

Pemain hanya boleh melangkah saat berada di bawah air. Setelah melangkah, pemain boleh naik ke permukaan untuk mengambil napas; pada saat itulah lawan harus menyelam untuk melakukan gilirannya.

Muncul ke permukaan untuk mengambil napas tanpa menggerakkan bidak akan berujung pada peringatan untuk pelanggaran pertama. Jika melakukannya lagi, pemain dinyatakan kalah.

Baca Juga: Ilhan Fandi, Pewaris Legenda yang Kini Jadi Ancaman Timnas Indonesia

"Sebagian pemain catur menganggap catur sudah termasuk olahraga, sementara yang lain tidak. Saya pun berpikir, mari kita cari cara menjadikannya sebuah olahraga tanpa mengesampingkan esensi permainan catur itu sendiri," ujar Ilfeld kepada ESPN.

"Itulah inspirasi utamanya: mencari cara untuk menjadikannya lebih menuntut kemampuan fisik tanpa mengurangi pentingnya permainan catur yang sesungguhnya."

Ilfeld sebelumnya pernah melihat chess boxing (catur tinju), yang mempertandingkan ronde catur dan tinju secara bergantian.

Namun, ia ingin menciptakan bentuk permainan catur yang melibatkan aktivitas fisik tanpa bergantung pada ukuran tubuh atau karakteristik fisik lainnya. Maka, lahirlah catur selam.

Baca Juga: Ilmu Olahraga: Apakah Mendengus dalam Tenis Menguntungkan?

Popularitas gagasan Ilfeld ini telah menjangkau berbagai kalangan, mulai dari pemain pemula hingga grandmaster. Hal ini bertepatan dengan penayangan acara tersebut di ESPN Ocho pada hari Sabtu, yang menandai tahun kedua berturut-turut ajang ini disertakan dalam program tersebut. (Episode catur selam tahun lalu juga akan ditayangkan kembali minggu ini.)

Halaman:

Tags

Terkini

Unik, Main Catur di Bawah Air

Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB