sport-science

Sport Science dan Psikologi Olahraga Tentukan Sukses Bulutangkis Indonesia

Senin, 25 Maret 2024 | 20:20 WIB
Sekjen PBSI Fadil Imran apresiasi perjuangan para atlet bulutangkis di All England.

SportlinkNews - Sport science dan psikologi olahraga bukan sekadar istilah keren. Sejatinya kedua muatan positif itu berperan besar dalam menunjang prestasi atlet.

Sport science secara harafiah berarti pengetahuan olahraga. Tapi, jujur, istilah ini kurang sreg untuk digunakan. Lebih enak saya pakai sport science saja.

Secara umum sport science bisa dibagi ke dalam beberapa keilmuan, yaitu bagian kepelatihan, fisik, kedokteran, fisioterapi dan rehabilitasi, relaksasi, gizi, psikologis, dan bagian peneliti (researcher).

Baca Juga: Peran Psikologi Olahraga Terhadap Prestasi Atlet

Tujuannya adalah secara bersama mewujudkan sebuah program latihan, atau sebuah materi, untuk membentuk skuat yang fit, bugar, dan bebas cedera dalam menghadapi pertandingan.

Sedangkan Psikologi olahraga adalah ilmu psikologi yang bertujuan mendalami dan mengembangkan perilaku seseorang, utamanya olahragawan atau atlet profesional, saat berolahraga.

Faktor psikologis atau kondisi mental erat berkaitan dengan performa berolahraga, latihan rutin, dan aktivitas fisik harian yang dilakukan atlet.

Ilmu ini biasanya dipelajari oleh psikolog olahraga saat mendampingi atlet profesional. Psikolog membantu atlet untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup mereka secara menyeluruh.

Sukses pebulutangkis Indonesia di All England 2024 tak lepas dari sport science dan psikologi olahraga. Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) memaparkan kunci kesuksesan terjadinya All Indonesian Final di tunggal putra.

Pun berhasilnya pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mempertahankan gelar juara ganda putra. Dalam laga pamungkas, pekan lalu, mereka menekuk ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Fadil Imran mengatakan selain di All England 2024, tim bulu tangkis Indonesia juga menuai hasil optimal di Orleans Masters dan Vietnam International Challenge yang digelar pada waktu bersamaan, sehingga perbaikan aspek nonteknis seperti sport science harus dilakukan terus-menerus.

"Dari All England, Orleans, dan Vietnam sudah terbaca pekerjaan rumah kami. Kami harus memperbaiki aspek nonteknis dan serius dalam pengembangan lebih lanjut di sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran," kata Fadil kepada awak media.

Baca Juga: Indonesia di Grup Neraka Piala Thomas dan Uber, Ricky Soebagdja: Kita Tak Bisa Menghindar

Fadil menegaskan hasil di All England merupakan implementasi dari strategi Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024 PBSI, yaitu fokus pada perbaikan peringkat atlet serta inovasi melalui penerapan sport science dan tailor-made program.

Halaman:

Tags

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB