Dengan tata letak lapangan (garis) yang diprogram ke dalam sistem, Hawk-Eye secara akurat mencatat area tumbukan bola. Informasi ini dapat diberikan kepada pemain, penonton, dan wasit pertandingan hampir secara real-time dan diterima sebagai jawaban pasti atas pertanyaan abadi ‘masuk atau keluar’.
Hal ini berdampak besar pada olahraga ini dengan berkurangnya tekanan terhadap ofisial dan penutupan yang cepat bagi para pemain yang terlibat dalam poin dan keputusan yang diperebutkan. Yang paling penting, ini mencegah panggilan yang salah dalam menentukan hasil pertandingan.
Biomekanik dan analisis video
Biomekanik telah membantu pelatih tenis untuk memahami karakteristik mekanis pukulan tenis dan membuka mekanisme kompleks yang digunakan pemain untuk mengembangkan kekuatan dan kendali. Meskipun sebagian besar penelitian awal melibatkan servis tenis, baru-baru ini pukulan ground telah dianalisis.
Baca Juga: Ini 16 Atet Indonesia Lolos ke Olimpiade paris 2024, Bulu Tangkis Terbanyak
Penemuan penting dalam bidang ini adalah (waktu) siklus pemendekan regangan, rantai kinetik dan variabilitas dalam produksi pukulan (dan oleh karena itu pelatih harus memvariasikan kecepatan, putaran, arah dan tinggi bola).
Hal ini, pada gilirannya, memungkinkan para pelatih untuk memahami teknik-teknik yang diperlukan untuk mengembangkan pemain, dan telah mengarah pada pemasaran sejumlah besar sistem analisis video tenis untuk membantu proses ini (misalnya, Dartfish, Silicon coach).
Pelatih selalu meminta informasi mengenai perkembangan pukulan dan sangat menyenangkan melihat penyelidikan mengenai teknik mana yang berubah seiring waktu (varian) dan teknik serupa untuk pemain muda berkinerja tinggi dan profesional (invarian).
Bola tenis kompresi rendah
Pengenalan bola tenis dengan kompresi rendah telah mengubah secara mendasar cara anak-anak dan orang dewasa belajar bermain tenis. Ini pada dasarnya adalah bola ringan yang mudah dipukul.
Ketika pemain menjadi lebih terbiasa dengan pukulan dasar, mereka melanjutkan ke bola berukuran normal yang lunak (menggembung ke tekanan yang lebih rendah dari biasanya—berwarna merah, oranye, atau hijau) sehingga penerbangan bola lebih lambat dan pantulan lebih rendah.
Hal ini memberikan pemain perantara lebih lama untuk mengembalikan bola, memperpanjang reli dan meningkatkan pengalaman individu secara keseluruhan dengan cara yang positif.
Pemain yang sangat muda (di bawah 10 tahun) juga dapat menggunakan raket yang lebih kecil dan bermain di lapangan yang lebih kecil selain menggunakan bola lunak (misalnya, program Tenniskids di Belanda).
Penggunaan lapangan dan bola yang dimodifikasi mempunyai efek positif dalam meningkatkan kemahiran teknis dan jumlah serta keberhasilan tembakan serta memfasilitasi pengalaman belajar para pemain muda.
Psikologi olahraga
Kemajuan besar juga telah dicapai di bidang psikologi olahraga. Saat ini terdapat kesadaran yang tinggi akan pentingnya orang tua pemain tenis junior, dan program pendidikan orang tua telah dikembangkan.
Untuk melatih pemain pemula dan menengah, lebih banyak fokus pada iklim motivasi, karena ini sangat relevan. Pemain tenis berperforma tinggi menggunakan berbagai strategi pengendalian emosi, karena hal ini terbukti memengaruhi kinerja secara positif.