SportlinkNews - Fleksibilitas umumnya didefinisikan sebagai kemampuan sendi atau sekelompok sendi untuk bergerak dalam rentang gerak tertentu.
Misalnya, jika Anda dapat meraih dan menyentuh jari-jari kaki dengan kaki lurus, berarti Anda memiliki otot hamstring yang fleksibel (otot-otot di bagian belakang kaki Anda).
Banyak definisi juga menambahkan 'bebas nyeri' sebagai komponen fleksibilitas, yaitu jika Anda dapat menggerakkan sendi Anda dalam rentang gerak penuh tetapi benar-benar terasa nyeri, Anda tidak tergolong fleksibel.
Baca Juga: Olahraga, sains, dan Performa: Triptych Olimpiade
Bagaimana mengukur fleksibilitas?
Pada dasarnya, cukup memilih beberapa peregangan dan melihat seberapa jauh kita dapat menjangkau. Contoh klasiknya adalah tes duduk dan meraih.
Kita juga dapat mengambil video atau gambar diri kita sendiri dalam peregangan tertentu, dan membandingkan posisi dari waktu ke waktu.
Manfaat fleksibilitas: fakta atau fiksi
Bagian ini mungkin akan mengejutkan Anda.
Baca Juga: Bukti Campur Tangan Teknologi dalam Kemenangan Australia di Team Pursuit Olimpiade Paris 2024
"Pengetahuan" yang umum dipegang yang diwariskan selama bertahun-tahun dari majalah kebugaran menunjukkan bahwa peregangan dapat memiliki manfaat seperti…
- Peningkatan koordinasi neuromuskular
- Kembalinya otot ke keadaan istirahat alami
- Memodifikasi pengumpulan dan resirkulasi darah
- Mengurangi risiko cedera
- Mengurangi risiko jatuh
- Meningkatkan kinerja atletik
- Namun, sebenarnya sangat sedikit atau tidak ada literatur yang mendukung manfaat yang disarankan ini.
Baca Juga: Mengapa Celana Pendek Menjadi Bagian Terbaik dari Perlengkapan Sepak Bola Olimpiade 2024
Koordinasi neuromuskular dikembangkan melalui eksplorasi pola gerakan dinamis yang kompleks, bukan dengan duduk dalam peregangan yang lembut.
Inilah sebabnya mengapa atlet berlari, melangkah ke samping, melompat, melempar, mengangkat, dan menerjang daripada hanya duduk-duduk sambil melakukan peregangan.