Latihan ini terutama melatih otot lat, tetapi juga rhomboid dan deltoid belakang.
Atlet yang lebih kuat dan berpengalaman mungkin ingin menggunakan pull-up, sedangkan atlet yang lebih baru mungkin ingin fokus pada baris terbalik atau TRX untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan cukup repetisi untuk dihitung sebagai daya tahan.
Pegangan Ekstensi Belakang
Penahanan ekstensi punggung untuk waktu tertentu, juga dikenal sebagai tes Sorensen, adalah cara yang bagus untuk menilai daya tahan otot di punggung bawah, bokong, dan otot erektor tulang belakang.
Baca Juga: Dua Ganda Putra Indonesia Fajar/Rian dan Leo/Bagas Masuk 8 Besar Japan Open 2024
Daya tahan pada otot-otot ini telah terbukti memiliki efek perlindungan terhadap cedera punggung bawah.
Plank Hold
Pegangan papan dalam waktu yang lama adalah salah satu tes yang paling umum digunakan untuk daya tahan otot inti anterior.
Jika Anda ingin menggunakan tes ini, disarankan untuk melihat diri Anda sendiri di cermin, atau meminta pasangan untuk melihat Anda, untuk memastikan bahwa bentuk tubuh Anda tetap baik.
Baca Juga: Ratu Double-Double Angel Reese Kolaborasi dengan Allen Iverson Reebok
Lengkungan punggung bawah atau terlalu banyak naik atau turun di pinggul dapat membatalkan tes.
Manfaat daya tahan otot
Kinerja olahraga:
Manfaat utama daya tahan otot adalah Anda dapat mengulangi kontraksi otot berulang-ulang.
Jadi, jika Anda seorang atlet ketahanan, atau Anda memainkan olahraga yang membutuhkan upaya berulang, daya tahan otot akan membantu meningkatkan kinerja Anda.
Baca Juga: Barcelona Incar Jadon Sancho dan Federico Chiesa Setelah Gagal Gaet Nico Williams
Pencegahan cedera:
Anda juga dapat memberikan argumen yang kuat bahwa daya tahan otot dapat membantu mencegah cedera baik dalam olahraga maupun di tempat kerja.
Misalnya, katakanlah Anda bekerja pada pekerjaan fisik yang sering kali mengharuskan Anda mengangkat atau memindahkan benda dalam waktu lama.
Jika otot Anda lelah di tengah-tengah aktivitas, otot tersebut tidak dapat lagi melakukan tugasnya dengan baik, sehingga meningkatkan risiko cedera.
Di sisi lain, otot dengan daya tahan yang lebih besar akan mampu terus bekerja dengan baik.