Menurutnya, ini adalah momentum tepat untuk menanamkan pemahaman taktik kepada pemain muda yang berpotensi memperkuat timnas di masa depan.
Baca Juga: Teknologi AI Merevolusi Ilmu Olahraga, Bisa Sejahterahkan Atlet
"Saya ingin memanggil pemain yang punya potensi lebih berharga ke depan, sekaligus menyebarkan pemahaman taktik tim," ujarnya.
Lebih lanjut, Moriyasu mengisyaratkan bahwa pendekatan ini bukan hanya soal eksperimen, melainkan bagian dari strategi jangka panjang guna memperkuat kedalaman skuad dan menciptakan persaingan sehat antarpemain.
"Jika semua pemain memahami taktik yang sama, maka cakupan strategi tim akan meluas dan pada akhirnya membentuk tim yang lebih kuat," tuturnya.
Baca Juga: Megawati Terlalu Lebay, Media Korea Soroti Kemarahannya pada Suporter Indonesia
Sementara itu, persaingan di Grup C sendiri masih berlangsung ketat untuk memperebutkan posisi kedua yang juga menjamin tiket langsung ke Piala Dunia.
Australia menguntit Jepang dengan 13 poin, disusul Arab Saudi (10), Indonesia (9), serta Bahrain dan China yang sama-sama mengoleksi 6 poin.
Dua tim teratas akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026, sedangkan peringkat ketiga dan keempat akan melanjutkan perjuangan melalui putaran keempat kualifikasi.
Artikel Terkait
Donnarumma Singgung Kepergian Mbappe Mengubah PSG
Tanggapan Pedas Presiden Laporta Soal Tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions
Kelewat Cantik, Atlet Panahan Ini Menikah 2 Kali dalam 3 Tahun dengan Pasangan yang Sama
Gerard Pique Dukung Luis Enrique: PSG Tak Salah Pilih Pelatih untuk Juara Liga Champions
Ramadhan Sananta Umumkan Pensiun dari Sepak Bola