“Jika melihat negara-negara yang menjuarai Piala Dunia, kita bisa langsung menyebut nama penyerang tengah mereka. Jepang belum punya sosok seperti itu,” tambahnya.
Baca Juga: Pesepakbola Wanita Brasil Berontak untuk Perubahan Besar
Masalah ini tampak jelas saat Jepang bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi di kandang sendiri.
Dalam pertandingan itu, Jepang gagal memanfaatkan peluang dan terlihat kesulitan menembus pertahanan lawan.
Jong menilai tidak adanya penyerang tengah yang mampu menyelesaikan peluang menjadi penyebab utama.
Baca Juga: Teknologi AI Merevolusi Ilmu Olahraga, Bisa Sejahterahkan Atlet
Jong juga menyoroti minimnya keberanian pemain Jepang dalam mengambil risiko selama pertandingan.
Ia mengamati bahwa para pemain cenderung menghindari umpan vertikal karena takut kehilangan bola dan terkena serangan balik.
Ia menyarankan bahwa satu-satunya cara menembus pertahanan lima bek, seperti yang dilakukan Arab Saudi, adalah dengan mengandalkan umpan silang.
Baca Juga: Megawati Terlalu Lebay, Media Korea Soroti Kemarahannya pada Suporter Indonesia
Dalam skema ini, penyerang seperti Ueda dan Shuto Machino yang kuat dalam duel udara, harus dimaksimalkan.
Meski Timnas Jepang unggul secara kualitas dan telah dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026, Jong Tae-se menilai celah ini dapat dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia.
Jika mampu tampil disiplin dan menutup ruang seperti yang dilakukan Arab Saudi, Indonesia berpeluang membuat Jepang kesulitan di laga pamungkas nanti.
Artikel Terkait
Donnarumma Singgung Kepergian Mbappe Mengubah PSG
Tanggapan Pedas Presiden Laporta Soal Tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions
Kelewat Cantik, Atlet Panahan Ini Menikah 2 Kali dalam 3 Tahun dengan Pasangan yang Sama
Gerard Pique Dukung Luis Enrique: PSG Tak Salah Pilih Pelatih untuk Juara Liga Champions
Ramadhan Sananta Umumkan Pensiun dari Sepak Bola