SportlinkNews - Timnas Indonesia menghadapi dua pertandingan yang sangat penting di kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuat Garuda akan menjamu China dan Jepang di kandang lawan.
Timnas Indonesia saat ini berada di posisi 4 klasemen dengan 9 poin. Satu poin di bawah Arab Saudi yang beradai diurutan ketiga.
Puncak klasemen Grup C ditongkrongi Jepang yang belum terkalahkan dan sudah mengantongi tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Terlalu Andalkan Naturalisasi, Timnas Indonesia Dinilai Belum Mampu Saingi Jepang
Australia berada di tangga kedua dengan 13 poin dan besar kemungkinan menjejaki Jepang untuk meraih tiket otomatis.
Sedangkan peringkat ketiga dan keempat akan kembali melakoni babak keempat.
Timnas Indonesia berpelung untuk menapak ke babak keempat. Tapi, harus mengalahkan China di Senayan Jakarta pada 5 Juni dan berharap Bahrain yang berada di urutan kelima (6 poin) kalah dari Arab Saudi.
Kemudian di laga terakhir, timnas Indonesia setidaknya harus menahan Jepang. Sanggupkah skuat racikan Patrick Kluivert melakukannya?
Baca Juga: Cetak 4 Gol 3 Pertandingan, Penyerang Vietnam-Amerika Patut Diwaspadai Timnas Indonesia di SEA Games
Apakah Jepang sengaja kalah agar Indonesia bisa melaju ke babak kualifikasi ke-4 Piala Dunia 2026?"
Berbagai kalkulasi bermunculan. Kemungkinan besar Jepang hanya akan menurunkan tim cadangannya karena beberapa pemain yang cedera.
“Karena para pemain memiliki jadwal yang padat dengan klubnya, ditambah cedera, saya akan melakukan beberapa perubahan pada pemain dibandingkan dengan skuat pada bulan Maret," kata pelatih Jepang Hajime Moriyasu.
Baca Juga: Paus Baru Sebut Chiesa 7 Kali, Penggemar Liverpool Bereaksi Tak Terduga
"Saya berharap para pemain pengganti ini dapat memberikan penampilan yang berbeda, baik dalam bertahan maupun menyerang. Para pemain ini juga harus memiliki semangat yang besar untuk membawa kemenangan bagi tim."
Artikel Terkait
Sir Jim Ratcliffe Pilih Fokus Bangun Manchester United, INEOS Segera Jual OGC Nice
Manchester United Vs Tottenham, Final Keenam Sesama Klub Inggris di Eropa
Xavi Hernandez Ungkap Mengapa Masa Kepelatihan Barcelona Berakhir Buruk
Conference League: Fiorentina Tidak Akan Tidur Malam Ini, Kecewa dan Menyesal
Inter dan PSG Dominasi Tim Terbaik UEFA Minggu Ini, tapi Tidak Ada Donnarumma