SportlinkNews - Patrick Kluivert, pelatih kepala Timnas Indonesia, menjadi sorotan setelah jarang terlihat memantau langsung pertandingan Liga 1 di Tanah Air.
Situasi ini mengingatkan pada kasus serupa yang pernah dialami Korea Selatan saat dilatih Juergen Klinsmann.
Klinsmann, yang menangani Korea Selatan pada Piala Asia 2023, menuai kritik tajam karena dianggap enggan menetap di negara tersebut.
Baca Juga: Barca Luncurkan Festival Collection yang Menawarkan Desain Stylish dan Fungsional
Ia lebih sering berada di Amerika Serikat dan memantau pemain dari Eropa ketimbang menyaksikan langsung kompetisi domestik.
Kepemimpinannya pun dinilai gagal, baik secara teknis maupun dalam membina hubungan dengan para pemain.
Salah satu momen paling disorot adalah konflik internal antara dua pemain kunci, Lee Kang-in dan Son Heung-min, yang mencerminkan lemahnya kontrol Klinsmann di ruang ganti.
Baca Juga: Bertandang ke Kie Raha, PSIS Semarang Bertekad Balas Kekalahan dari Malut United FC
Setelah kegagalan membawa tim menjuarai Piala Asia dan berbagai kontroversi lainnya, Federasi Sepak Bola Korea (KFA) memutuskan untuk memecatnya dan menunjuk pelatih lokal Hong Myung-bo.
Kini, situasi serupa tampak mulai terjadi di Timnas Indonesia.
Sejak diangkat sebagai pelatih kepala pada Januari lalu, Patrick Kluivert tercatat hanya beberapa kali berada di Indonesia.
Baca Juga: Atlet ADHD Butuh Waktu Lebih Lama untuk Pulih dari Gegar Otak
Salah satu kunjungannya terjadi pada awal Februari saat ia menonton laga Liga 1.
Selain itu, ia hanya datang menjelang laga-laga internasional, termasuk pada jeda FIFA bulan Maret.
Artikel Terkait
Suami Serena Williams Tanam Uang ke Chelsea Rp 389 Miliar
Ronaldo Diusir Penggemar, Pergi Sana Al-Nassr Tak Butuh Kamu!
Ole Romeny Tampil Keren dengan Pakaian Jalanan yang Berkelas Bukan Bermerek
Rating Pemain Real Madrid 2-1 Mallorca: Dua Pemain Berusia 20 Tahun Tampil Menonjol
CEO Barito Putera Kasih Motivasi Keras ke Pemain Jelang Laga Pekan ke-33 Liga 1 2024/2025