Selain Brasil, Timnas U-17 juga akan melawan Honduras dan Zambia.
Baca Juga: China Minta Bantuan Mantan Pemain Espanyol untuk Melawan Timnas Indonesia
Honduras diketahui sudah enam kali tampil di Piala Dunia U-17, sementara Zambia akan mencicipi debut mereka di edisi kali ini.
Sementara itu, bagi Indonesia, ini merupakan partisipasi kedua setelah sebelumnya menjadi tuan rumah pada edisi 2023.
Erick menggarisbawahi bahwa keikutsertaan Indonesia bukan hanya sebagai pelengkap.
Ia ingin para pemain muda menjadikan setiap laga sebagai pembuktian bahwa sepak bola Indonesia terus berkembang.
Menurutnya, atmosfer melawan tim-tim dengan sejarah panjang seperti Brasil akan sangat bermanfaat bagi perkembangan mental bertanding para pemain sejak usia dini.
“Melawan negara legenda sepak bola dunia tentunya menjadi pengalaman luar biasa bagi Garuda Muda,” kata Erick.
Baca Juga: Rangkuman Liga Inggris: Manchester United Catat Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah
Ia pun meminta pelatih Nova Arianto dan para pemain menyiapkan diri sebaik mungkin.
Bagi Erick, laga di Piala Dunia U-17 bukan sekadar ujian kekuatan, tetapi kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki masa depan yang menjanjikan di sepak bola internasional.
Dengan semangat dan persiapan maksimal, Erick optimistis Timnas U-17 Indonesia bisa memberi kejutan dan menunjukkan semangat juang di atas lapangan.
Artikel Terkait
Bilbao 0-3 Barcelona: Lewandowski Cetak Gol ke-27, tapi Masih Kalah dengan Mbappe
Emiliano Martinez Kartu Mewah, Setan Merah Buyarkan Impian Aston Villa ke Eropa
Mengulik Buku Rafael Nadal dan Siapa yang Perlu Diperhatikan di French Open 2025
Kevin Diks Ungkap Rahasia Cetak Gol dan Membawa FC Copenhagen Juara
Berikut Perjalanan Kevin Diks Bersama FC Copenhagen di Liga Champions