SportlinkNews - Penampilan apik Egy Maulana Vikri saat Timnas Indonesia menghadapi China dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menuai sorotan.
Dalam laga tersebut, pelatih Patrick Kluivert menurunkan tiga pemain depan yakni Ole Romeny sebagai ujung tombak, dibantu oleh Egy Maulana Vikri dan Ricky Kambuaya di sisi sayap.
Kombinasi antara Ole dan Egy terlihat menjanjikan di sejumlah momen pertandingan.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Hadapi Kesulitan di Sprint Race MotoGP Aragon, Siapkan Strategi Baru
Sementara itu, Ricky Kambuaya memberikan kontribusi penting dengan ketenangan dan kecermatannya membuka ruang di lini pertahanan China, yang dikenal dengan julukan Team Dragons.
Menariknya, Egy mengungkap bahwa tidak ada persiapan khusus atau latihan intensif bersama Ole Romeny sebelum pertandingan.
Ia menyebut chemistry yang terbentuk di lapangan hadir secara alami dan keduanya langsung klop dalam menjalankan peran masing-masing.
Baca Juga: Persiapan Liga 1 2025/26, LIB Gelar Koordinasi dengan Komite Wasit PSSI
“Sepertinya yang sering bermain bola sudah tahu bagaimana rekannya bermain bola, mungkin terbangun sendiri."
"Sudah mengerti walaupun tidak diberi tahu,” ujar Egy.
Menurut pemain asal Medan ini, kunci dari kerja sama yang solid dengan Ole Romeny adalah saling memahami peran dan posisi di lapangan.
Baca Juga: Madura United FC Pertahankan Dua Putra Daerah Demi Membangun Fondasi Tim yang Kuat
Hal ini membuat pergerakan mereka lebih dinamis dan menyatu, tanpa perlu banyak komunikasi verbal.
Kontribusi lain datang dari pemusatan latihan yang cukup panjang di Bali.
Artikel Terkait
Menjelang Piala Dunia Antarklub 2025, Ini Data dan Fakta Penting yang Perlu Diketahui
Piala Dunia Antarklub 2025 Bawa Ancaman Mengerikan Bagi Tim dan Pemain
Diboyong dari Olympique Marseille, Luis Henrique Jadi Pemain Brasil ke-36 dalam Sejarah Inter Milan
Los Angeles Memorial Coliseum Jadi Markas Atletico Madrid Selama Piala Dunia Antarklub 2025
Bukan Ronaldo, Messi atau Neymar, Ini 10 Kandidat Peraih Puskas