Shin Tae-yong Siap Latih China, Bisa Hadapi Timnas Indonesia di Piala Dunia

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Minggu, 22 Juni 2025 | 20:30 WIB
Shin Tae-yong membuka peluang latih China, yang bisa menjadi lawan Indonesia di Piala Dunia 2026 jika skenario undangan FIFA terjadi. (PSSI)
Shin Tae-yong membuka peluang latih China, yang bisa menjadi lawan Indonesia di Piala Dunia 2026 jika skenario undangan FIFA terjadi. (PSSI)

SportlinkNews - Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, membuka peluang untuk kembali tampil di pentas Piala Dunia 2026, namun bukan bersama timnas Indonesia.

Kali ini, Shin dikabarkan menjadi kandidat kuat untuk menangani timnas China yang baru saja memecat Branko Ivankovic.

Shin Tae-yong menyatakan dirinya tidak menutup pintu apabila dipercaya untuk membesut skuad Negeri Tirai Bambu tersebut.

Baca Juga: Target Transfer Barcelona Ini Bisa Jadi Duet Maut dengan Lamine Yamal

Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Shin menanggapi spekulasi tersebut dengan sikap terbuka.

“Kalau tawarannya dari China, kenapa harus ragu? Jika mereka mengundang saya, saya akan datang,” ujar pelatih yang sempat menukangi timnas Indonesia di berbagai kelompok usia itu.

Shin bahkan menyebut posisi pelatih timnas China sebagai tantangan menarik.

Baca Juga: Nistelrooy Akhirnya Dipecat, Leicester Sudah Punya Penggantinya

“Melatih timnas China jelas posisi yang sangat menarik. Jika diberi kepercayaan, saya yakin bisa memimpin tim ini dengan baik,” ujarnya penuh percaya diri.

Meski timnas China telah tersingkir dari babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, peluang mereka untuk tampil di turnamen empat tahunan itu belum sepenuhnya tertutup.

Media lokal China, Sohu, mengungkapkan adanya skenario alternatif, yakni melalui jalur undangan.

Baca Juga: Media Vietnam Sebut Pelatih Timnas Indonesia Terus Memata-matai karena Takut

Skenario tersebut muncul seiring situasi geopolitik yang sedang memanas antara Iran dan Amerika Serikat.

Sohu menyebut, bila Iran batal tampil karena alasan tersebut, FIFA berpotensi menunjuk China sebagai pengganti demi keseimbangan jumlah kontestan dari Asia.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: SCMP, Sohu.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X