Meski begitu, ia menyambut tantangan tersebut dengan optimisme.
Baca Juga: Wakil Asia Berguguran di Piala Dunia Klub 2025, Tinggal Al Hilal yang Bertahan
"Kami bangga bisa berpartisipasi dalam Turnamen CAFA 2025."
"Ini akan menjadi ujian berat bagi tim kami, bertanding tandang melawan lawan-lawan kuat," ujar Cklamovski seperti dikutip dari akun Instagram resmi Timnas Malaysia.
Menurut pelatih asal Australia berusia 46 tahun itu, tim masih memiliki cukup waktu untuk terus berkembang.
Baca Juga: Indonesia All Star Pilih Pelatih Lokal, Rahmad Darmawan Masuk Kandidat
Ia menilai partisipasi di turnamen ini penting dalam upaya membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Malaysia dan membentuk skuad yang lebih kompetitif ke depannya.
"Pengalaman ini akan menguji kami dalam banyak aspek, baik di dalam maupun luar lapangan."
"Ini sangat penting untuk perkembangan tim nasional secara berkelanjutan," tuturnya.
Baca Juga: Theo Hernandez Menuju Al Hilal, Simone Inzaghi Jadi Kunci Transfer
Cklamovski menambahkan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang bertanding, tetapi juga momentum untuk mengharumkan nama bangsa.
Ia berharap CAFA Nations Cup bisa menumbuhkan kembali semangat para pendukung dan mempererat persatuan melalui sepak bola.
"Ini kesempatan penting bagi Harimau Malaya untuk mengangkat nama negara, membangkitkan semangat fan, dan melanjutkan cita-cita membangun persatuan lewat sepak bola," tutupnya.
Artikel Terkait
Mengapa Saya Banyak Berkeringat?
Persib Perkenalkan Al Hamra Hehanussa Lewat Media Flyer
Man City Ngamuk Tak Ketulungan, Al Ain Dihajar 6 Gol Tanpa Balas
Dihelat Pekan Ini, Rakerprov KONI Kaltara Dirangkai Penyerahan Bonus PON dan Anugerah SIWO PWI Award 2025
Mascherano: Inter Miami Buktikan Para Pengkritik Salah