SportlinkNews - Fenomena naturalisasi pemain di Asia Tenggara semakin menjadi sorotan.
Setelah Indonesia dan Malaysia aktif mendatangkan pemain keturunan, kini Vietnam dikabarkan akan menerapkan strategi serupa usai diberlakukannya undang-undang baru terkait kewarganegaraan.
Namun, pelatih asal Malaysia, Raja Isa, menganggap langkah Vietnam dan negaranya belum cukup untuk menjadi ancaman nyata bagi Timnas Indonesia.
Baca Juga: Adidas Luncurkan Radiant Blaze, Koleksi Sepatu Bola Berenergi Tinggi Sambut Euro Wanita 2025
Raja Isa yang pernah menukangi PSM Makassar, menyampaikan pandangan tajam terhadap tren naturalisasi ini.
Menurutnya, sekalipun Vietnam dan Malaysia mulai menambah pemain naturalisasi, keduanya masih tertinggal dari Indonesia.
Ia menilai bahwa Indonesia lebih dulu memulai langkah tersebut dan telah memiliki fondasi tim yang jauh lebih matang.
Baca Juga: Supercoppa Italiana: Milan Vs Como Bisa Dimainkan di Luar Negeri
“Vietnam dan Malaysia mungkin bisa menjadi pesaing, tapi bukan ancaman serius bagi Indonesia,” ujar Raja Isa.
“Mereka baru memulai, sementara Indonesia sudah berjalan lebih jauh. Kita lihat saja siapa yang lebih dulu sampai ke garis finis.”
Ia menambahkan, apa yang dilakukan oleh Indonesia bukan hanya soal mendatangkan pemain, tetapi juga membangun sistem tim secara berkelanjutan.
Baca Juga: Serhou Guirassy Mengaku Tidak Sabar Berhadapan dengan Sergio Ramos di Laga Dortmund vs Monterrey
Hal inilah yang, menurutnya, belum dilakukan oleh Vietnam maupun Malaysia secara menyeluruh.
Lebih lanjut, Raja Isa menyoroti keunggulan lain yang dimiliki Indonesia, yaitu jumlah diaspora yang tersebar di banyak negara.
Artikel Terkait
TC Timnas U-17 Indonesia Dimulai di Bali, 34 Pemain Dipanggil untuk Persiapan Piala Dunia 2025
Presiden FAM Jawab Tuduhan Naturalisasi Ilegal Pemain Timnas Malaysia
LALIGA Youth Tournament Indonesia 2025 Greater Jakarta Dimulai, 24 Tim Bersaing Jadi yang Terbaik
Duel Real Madrid vs Juventus di Piala Dunia Antarklub FIFA Jadi Pertemuan ke-22 Kalinya, Siapa yang Bakal Menang?
Bawa Fluminense ke Perempat Final Piala Dunia Antarklub, German Cano: Kami Menempatkan Brasil di Puncak Dunia