Masuk babak kedua Isa Warps masuk menggantikan Claudia. Garuda Pertiwi langsung menekan kubu Pakistan demi memperkecil skor.
Intensitas permainan terus diperlihatkan pemain Timnas Indonesia tapi pemain Pakistan terlihat pede menjaga area pertahanannya.
Pakistan mengandalkan serangan balik demi kembali menjebol gawang Indonesia tapi jebakan offside Garuda Pertiwi cukup efektif.
Baca Juga: Catatan Buruk Pertandingan Chelsea Melawan Tim Brasil di Piala Dunia Antarklub
Menit 56 Gea Yumanda mendapat bola liar hasil tendangan bebas Zara Musdalifah tapi bola masih meleset di kiri gawang Pakistan.
Menit 73 Isa mendapat peluang usai mendapat umpan dari Rosdila tapi Isa belum maksimal mengolah bola.
Satu menit kemudian Felicia mendapat peluang setelah kiper Pakistan meninggalkan sarangnya tapi belum menghasilkan gol.
Rosdila melakukan tendangan keras ke arah gawang Pakistan tapi bola masih bisa ditepis kiper Ziana.
Di menit 84 Rosdila kembali melakukan tendangan keras tapi lagi-lagi bola bisa dijinakkan kiper Ziana.
Di menit-menit terakhir Indonesia mendapat peluang emas setelah Marsela yang bebas berhadapan dengan penjaga gawang tapi bola masih bisa diblok kiper Ziana.
Hingga peluit panjang berbunyi Garuda Pertiwi harus mengakui ketangguhan Pakistan.
Artikel Terkait
Jalan Timnas Putri ke Piala Asia 2026: Hadapi Chinese Taipei, Kirgistan, dan Pakistan
Sederet Peluang Terbuang, Garuda Pertiwi Ditahan Imbang Bangladesh
Erick Thohir Targetkan Timnas Putri Indonesia Lolos ke Piala Asia 2026 dan Bidik Piala Dunia
Hasil Kualifikasi Piala Asia 2026: Gol Tunggal Isa Warps Antar Timnas Putri Indonesia Kalahkan Kirgiztan