Menurut Vanenburg, tiga laga penyisihan grup harus dimenangkan sebagai langkah awal untuk merebut gelar juara.
Baca Juga: Debutan Tercantik Wimbledon Carson Branstine Dicap Alien karena Memiliki Fitur Maskulin
"Kami punya tiga pertandingan dan saya yakin akan memenangi semuanya."
"Target itu wajar, apalagi kami bermain di kandang sendiri," tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa status tuan rumah bukan hanya sekadar keuntungan logistik, tetapi menjadi tanggung jawab besar untuk tampil maksimal.
Baca Juga: Air Jordan 5 Michael Jordan Kembali dengan Warna White Metallic Setelah 11 Tahun
Vanenburg ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi penggembira di turnamen, melainkan tampil sebagai juara.
"Saya tidak akan puas jika kami hanya menjadi peringkat dua."
"Saya ingin kami benar-benar menang dan itu membutuhkan mentalitas juara," katanya menegaskan.
Baca Juga: Barcelona Tegas, Coret Pemain Bintang dari Tugas Pramusim Saat Pintu Keluar Mendekat
Pernyataan ambisius Vanenburg itu pun mengundang respons dari sejumlah pihak, termasuk dari kontestan kuat ASEAN Cup U-23 2025, yakni Vietnam.
Media olahraga Vietnam, TheThao247.vn, menyebut pernyataan Vanenburg sebagai bentuk tantangan terbuka kepada tim mereka, yang berstatus juara bertahan.
"Pelatih Timnas U-23 Indonesia berani mengirimkan surat tantangan untuk Vietnam," tulis TheThao247.vn.
Baca Juga: Final Piala Dunia Antarklub: Enrique Ungkap Kunci Sukses PSG
Mereka juga menyoroti keuntungan Indonesia sebagai tuan rumah yang tak perlu berpindah tempat selama turnamen berlangsung.
Artikel Terkait
Resmi Ditutup, Bayan Championship II/2025 Berdampak Positif Terhadap Sport Tourism
Prediksi Chelsea Vs PSG: Satu di Antara Dua Biru yang Pantas Jadi Raja Eropa
Chelsea dan PSG Dihukum FIFA Jelang Final Piala Dunia Antarklub 2025
Pap Guardiola dan Gadis 24 Tahun Bergoyang di Konser Oasis
Final Piala Dunia Antarklub: Kapten Chelsea dan PSG Haus Gelar