Menurut media tersebut, Indonesia berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.
Baca Juga: Lini Tengah Baru Milan di 2025-26: Reijnders Keluar dan Tiga Rekrutan Baru Datang
Salah satu alasannya adalah kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah.
Meski sempat mengajukan diri, AFC akhirnya menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah fase ini.
Kerugian lainnya adalah posisi Indonesia dalam pembagian pot.
Baca Juga: Tunangan Conor McGregor, Dee Devlin, Buka Suara Setelah Juara UFC Itu Mencium Wanita Misterius
Dalam undian grup, posisi unggulan didasarkan pada peringkat FIFA terbaru.
Qatar (peringkat 53) dan Arab Saudi (58) masuk ke dalam Pot 1. Irak (59) dan UEA (66) berada di Pot 2.
Sementara Indonesia, yang kini menempati peringkat 118 dunia, masuk Pot 3 bersama Oman (79).
Baca Juga: Tampar Pemain Chelsea, Luis Enrique Terancam Larangan Melatih Total tapi Berkelit Begini
Dantri.com.vn menyebut, “Indonesia kehilangan dua keuntungan besar — bermain di kandang dan posisi unggulan — yang seharusnya bisa memberi dorongan moral dan teknis.”
Lebih lanjut, media Vietnam itu menyoroti perbedaan zona waktu sebagai faktor tambahan yang bisa menyulitkan Garuda.
Lima negara lain yang menjadi peserta berada di kawasan Timur Tengah, sehingga Indonesia harus beradaptasi dengan kondisi geografis yang berbeda, termasuk cuaca dan waktu.
Baca Juga: Julio Cesar Resmi Gabung Persib Bandung, Reuni dengan Uilliam Barros
Meskipun demikian, peluang untuk menciptakan kejutan tetap terbuka.
Artikel Terkait
Diego Simeone Ubah Skuat Besar-besaran, Atletico Madrid Incar Bintang Ligue 1 Sebagai Pengganti Angel Correa
Terungkap Alasan Manisa BBSK Rekrut Megawati Hangestri, Tak Ambil Pusing Soal Fans Turki Pertanyakan Hijab
Cedera Mikael Tata, Gerald Vanenburg Panggil Lagi Frengky Missa ke Timnas U-23 Indonesia
Pelatih Oxford United Kritik Piala Presiden 2025: Lapangan Buruk, Cedera Meningkat
Gerald Vanenburg Optimistis Timnas U-23 Indonesia Tampil Maksimal di ASEAN Cup U-23 2025