Pemain Diaspora Timnas U-17 Indonesia Masih Terkendala Paspor, Nova Arianto Tetap Optimistis Sambut Piala Dunia

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 19 Juli 2025 | 20:30 WIB
Nova Arianto tegaskan seleksi objektif Timnas U-17 jelang Piala Dunia 2025, libatkan pemain diaspora meski terkendala paspor dan proses administratif.
Nova Arianto tegaskan seleksi objektif Timnas U-17 jelang Piala Dunia 2025, libatkan pemain diaspora meski terkendala paspor dan proses administratif.

SportlinkNews - Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, terus mematangkan persiapan tim jelang gelaran Piala Dunia U-17 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Untuk menyambut ajang internasional bergengsi ini, Garuda Asia tengah menjalani pemusatan latihan (TC) jangka panjang sekaligus seleksi pemain.

Proses seleksi ini tak hanya menyasar pemain lokal, tetapi juga melibatkan pemain diaspora atau keturunan Indonesia yang saat ini berada di luar negeri.

Baca Juga: Timnas U-23 Indonesia Cuma Menang Tipis atas Filipina, Gerald Vanenburg Tetap Puas dengan Penampilan

Nova menegaskan bahwa setiap pemain, baik lokal maupun diaspora, akan dinilai secara objektif berdasarkan kebutuhan tim dan performa di lapangan.

“Dalam proses persiapan menuju Piala Dunia U-17 kami mencoba mencari opsi untuk melakukan penambahan pemain,” tulis Nova dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.

Ia menyebut bahwa beberapa pemain dari kompetisi Elite Pro Academy (EPA) serta pemain diaspora tengah dalam pantauan untuk memperkuat skuad akhir.

Baca Juga: MotoGP Ceko: Francesco Bagnaia Raih Pole Position Pertamanya Musim Ini, Marc Marquez Terjatuh di Q2

Namun, Nova mengakui bahwa ada tantangan besar dalam menyertakan pemain diaspora ke dalam tim.

Masalah utama yang dihadapi adalah urusan administrasi, khususnya terkait pengurusan paspor Indonesia.

Karena sebagian besar pemain diaspora berusia di bawah 17 tahun, maka proses mendapatkan paspor Indonesia harus melalui jalur orang tua mereka.

Baca Juga: Keisuke Honda Ajak Pemain Indonesia Merumput di Liga Jepang

"Apabila kedua orang tuanya tidak memiliki paspor Indonesia, maka itu akan menjadi proses panjang yang tidak mudah," ungkapnya.

Proses legalitas ini penting agar para pemain diaspora bisa secara resmi membela Timnas Indonesia di ajang internasional.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: SportlinkNews

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB
X