"Ini turnamen yang mengharuskan kami bermain setiap tiga hari."
Baca Juga: Catatan IBL 2025: Kemenangan Dewa United Banten Lengkapi Dinamika Liga yang Semakin Kompetitif
"Sekarang kami dapat jeda empat hari, tambahan satu hari ini menjadi keuntungan besar," ujar Vanenburg.
"Kami akan memanfaatkan waktu ini untuk mempersiapkan diri."
"Hari ini kami beri libur bagi pemain karena mereka butuh waktu untuk pemulihan," tambahnya.
Baca Juga: Platform Video dan Data Pertandingan LaLiga Terus Berevolusi Demi Sajikan Informasi Akurat
Meski begitu, Indonesia juga menghadapi tantangan lain yang muncul dari format grup.
Grup A, tempat Indonesia bertanding, diikuti oleh empat tim, membuat setiap peserta harus bermain tiga kali.
Ini jelas lebih melelahkan dibanding Grup B dan C yang hanya dihuni tiga tim, sehingga setiap kontestan hanya bertanding dua kali.
Baca Juga: LaLiga Fantasy Terobos Batas Negara dan Budaya dengan Meluncurkan Versi Bahasa Arab
Dengan begitu, saat Indonesia sudah menguras tenaga dalam tiga pertandingan, lawan mereka di semifinal seperti Thailand atau Vietnam bisa saja lebih segar karena hanya bermain dua kali.
Adapun siapa lawan Indonesia di semifinal masih menunggu hasil pertandingan terakhir Grup B dan C yang baru berlangsung Selasa malam ini.
Timnas U23 Indonesia harus tetap siaga dan memaksimalkan waktu istirahat demi tampil optimal di babak semifinal.
Artikel Terkait
Ditemukan Setengah Sadar di Rumah, Paul Gascoigne Dilarikan ke ICU
Aroma Belanda Merembet ke Liga Indonesia, Akankah Kualitas Sepak Bola Kita Meningkat?
Tunangan Hamil Besar, Morgan Gibbs White Tidak Ikut Pramusim Nottingham Forest
Klub Turki Gebrak Lantai Bursa Transfer, Donnarumma Target Baru Galatasaray
Timnas U23 Indonesia Berpeluang Jumpa Thailand di Semifinal ASEAN Cup, Gerald Vanenburg Siapkan Strategi Jitu