Media tersebut menekankan bahwa pemain sepak bola profesional memiliki hak untuk melindungi kehormatan diri dan keluarganya dari serangan verbal di media sosial.
Baca Juga: Jorge Martin Mengaku Dirinya Seperti di Rumah Saat Berada di Paddock Aprilia
“Keputusan Hokky Caraka mengirimkan pesan yang jelas, bahwa pemain profesional memiliki hak untuk membela kehormatan pribadi mereka."
"Dan pelecehan daring bukanlah sesuatu yang dapat dengan mudah diabaikan di era sepak bola modern,” tulis TheThao247.vn.
Lebih lanjut, media Vietnam tersebut juga menggarisbawahi bahwa Jessica Rosmaureena sebagai pasangan Hokky juga menjadi korban dalam kasus ini.
Baca Juga: PSSI Ungkap Alasan Patrick Kluivert Hadiri Laga Timnas U23 Indonesia di ASEAN Cup U23 2025
Hal ini memperkuat alasan mengapa tindakan hukum menjadi langkah logis dan sah.
Serangan daring ini tentu sangat disayangkan, mengingat Hokky saat ini sedang berjuang bersama Garuda Muda di ajang internasional.
Fokus utama sang pemain kini adalah mempersiapkan diri menghadapi laga semifinal ASEAN Cup U-23 2025, dan semestinya didukung oleh semua pihak, bukan justru menjadi sasaran kebencian di media sosial.
Artikel Terkait
Bermain Apik, Center Dewa United Banten Joshua Ibarra Diganjar IBL The Finals MVP 2025
Inter Milan Sambut Pabrikan Mobil Listrik BYD sebagai Mitra Otomotif Global yang Baru
Dari Benfica ke Real Madrid, Alvaro Carreras Memulai Petualangan Barunya di Santiago Bernabeu
Timnas U23 Indonesia Diuntungkan Waktu Istirahat Jelang Semifinal ASEAN Cup 2025
Simak Nih, Jadwal Pertandingan yang Bakal Dijalani Real Madrid di LaLiga Sepanjang Musim 2025/26