SportinkNews - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyetujui permintaan PSSI untuk mengubah jadwal pertandingan kedua Indonesia pada putaran empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Permintaan tersebut diajukan karena jeda waktu antara laga pertama dan kedua kurang dari 48 jam, yang dinilai tidak cukup untuk pemulihan fisik para pemain.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Arab Saudi pada 8 Oktober 2025 pukul 20.15 waktu setempat (00.15 WIB). Hanya berselang kurang dari 48 jam, laga kedua kontra Irak semula dijadwalkan digelar pada 11 Oktober pukul 18.00 waktu Arab Saudi (22.00 WIB).
Baca Juga: Kalahkan AC Milan, Mikel Arteta Puji Penampilan Skuatnya di Tur Asia 2025
"Empat jam setelah keluarnya jadwal pertandingan putaran empat, kami lalu melihat waktu yang kurang ideal untuk jadwal pertandingan laga kedua, apalagi faktanya Indonesia merupakan tim dengan jarak perjalanan terjauh. Kami (PSSI), bersama Badan Tim Nasional, dan tim kepelatihan melakukan diskusi, dan akhirnya mengajukan permohonan resmi kepada AFC untuk memundurkan jadwal laga kedua melawan Irak," kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Bidakara, Jakarta, Kamis, 24 Juli 2025.
"Ada aturan 48 jam recovery, dan kita lihat jangka waktu kita terbang, ada perbedaan waktu juga, dan situasi temperatur yang panas di sana, ya kami berusaha meminta adil saja," imbuhnya kemudian.
Upaya tersebut akhirnya berbuah hasil manis, jam kick-off laga kedua Indonesia pun berubah. Dari yang awalnya pukul 18.00 waktu Arab, laga tersebut kini resmi dimundurkan ke pukul 22.30 waktu Arab atau 02.30 WIB, 12 Oktober 2025.
Baca Juga: KONI Papua Tengah Resmi Dipimpin Kapten Pilot Josua Tipagau, Simak Pesan Marciano Norman
Lalu mengapa hanya meminta mundur jam kick bukan bukan hari pertandingan, Erick mengatakan bahwa slot FIFA Matchday ini kan cuma 10 hari, jika biasa diisi dengan dua pertandingan, kali ini tiga, sehingga tarik ulurnya dinilai tidak mudah.
"Jadi kami mencoba men-challenge sesuatu yang rasional. Enggak mungkin kita meminta sesuatu yang sulit, dan jika ingin dihargai, permintaan kita juga harus hal yang sesuai bukan yang menyulitkan," tegasnya.
"Kami bersyukur AFC merespons positif. Kalau ingat, saat putaran tiga, kita juga pernah melakukan hal serupa ketika Jepang meminta mundur satu hari, dan kami setuju karena semangatnya menjaga sportivitas," kata Erick
Baca Juga: Produktivitas Mandek, Thailand Siap Manfaatkan Kelemahan Timnas U23 Indonesia
Setelah disetujui, pihaknya mengaku langsung berkoordinasi dengan pihak MNC selaku pemegang hak siar.
"Memang banyak tantangan yang kita hadapi di putaran empat ini. Makanya kita mengambil apa yang bisa kita perjuangkan, untuk memproteksi tim dan para pemain," tambah Menteri BUMN tersebut
Setelah mengetahui jadwal pasti putaran empat, sekarang PSSI, ujar Erick, akan kembali fokus mempersiapkan Timnas senior untuk mulai persiapan laga uji coba di FIFA Matchday pada September mendatang.
Awal Oktober nanti, skuat inti Garuda terbaik, menurutnya, baru akan terbentuk.
Artikel Terkait
FIFA Matchday September Digelar di Surabaya, Pemanasan Timnas Jelang Putaran Empat
Garuda Menuju Putaran Empat: Antara Harapan Lawan Ringan dan Tantangan Kesiapan
Undian Putaran Empat: Indonesia Bersiap Hadapi Raksasa Asia Barat.
Hasil Undian Putaran Empat: Indonesia Kembali Hadapi Arab Saudi dan Tantang Irak
Catatan Timnas Indonesia Melawan Arab Saudi dan Irak: Modal Ronde Keempat Kualifikasi Piala Dunia
Penampakan Ole Romeny Operasi Kaki, Begini Reaksinya Jelang Timnas Indonesia Melawan Irak dan Arab Saudi