Ia menambahkan, tekanan adalah hal yang wajar dalam sepak bola.
Baca Juga: Catatan Apik Pekan Keempat Super League 2025/26 yang Hanya Menggelar Enam Pertandingan
Karena itu, para pemain harus belajar untuk tetap tenang meski berada di bawah sorotan ribuan penonton.
“Jika kamu tidak bisa mengatasinya dengan 3.000 orang, bagaimana bisa menghadapi 50 ribu atau bahkan 90 ribu orang?” lanjut Vanenburg.
Lebih jauh, sang pelatih menegaskan bahwa mencetak gol bukan hanya tugas striker.
Baca Juga: Inter Milan Gandeng Ultima Markets sebagai Mitra Regional Resmi di Asia
Seluruh pemain harus memiliki mental yang sama, bertanggung jawab, serta bekerja sama untuk memenangkan pertandingan.
Menurutnya, kegagalan di laga perdana harus menjadi pelajaran penting agar Garuda Muda dapat tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya.
“Itu sesuatu yang secara mental sudah harus kamu kerjakan. Kita harus mengambil langkah-langkah dan belajar dari pertandingan ini,” pungkas Vanenburg.
Baca Juga: Manchester City Kehilangan Tiga Pemain Pentingnya Usai Penutupan Bursa Transfer
Hasil imbang kontra Laos jelas membuat asa timnas U-23 Indonesia untuk melangkah lebih mudah di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 sedikit terganggu.
Namun, Vanenburg menegaskan pihaknya tetap optimistis sepanjang para pemain mampu memperbaiki mentalitas dan penyelesaian akhir mereka.
Artikel Terkait
Liverpool dan New Era Berkolaborasi Meluncurkan Koleksi Topi Resmi Terbaru
Resmi Berseragam The Reds, Alexander Isak: Saya Ingin Menciptakan Sejarah di Liverpool
AS Terbuka 2025, Para Petenis Tampil Memukau dengan Gaya di Lapangan
Jadwal Piala Soeratin Putaran Nasional 2025 di Surakarta, Malang dan Yogyakarta
Piero Hincapie Gabung ke Arsenal, Mikel Arteta: Dia akan Membuat Skuat Kami Lebih Kuat