"Tetapi juga Liga 2 dan sebanyak mungkin klub lainnya."
Baca Juga: Miliano Jonathans Ungkap Rasa Bangga Usai Debut Bersama Timnas Indonesia
"Ini untuk memahami ekosistem sepak bola Indonesia, baik di level muda maupun elite,” ucap eks Direktur Teknik Yordania tersebut.
Terkait wacana mempertemukan Patrick Kluivert dengan pelatih klub-klub Super League, Zwiers mengaku akan mencari waktu yang tepat.
Ia menyadari padatnya agenda klub, tetapi tetap yakin para pelatih terbuka terhadap inisiatif ini.
Baca Juga: Sepuluh Atlet Timnas 3x3 Putra Jalani Pemusatan Latihan SEA Games Thailand di GOR POPKI Cibubur
“Saya tahu jadwal mereka sangat sibuk, apalagi periode yang akan datang sangat penting."
"Namun, mereka sangat terbuka untuk membangun keharmonisan ini,” katanya.
Zwiers menegaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah membangun pemahaman bersama antara Timnas dan klub.
Dengan begitu, pengembangan sepak bola nasional bisa berjalan lebih terstruktur dan berkesinambungan.
“Saya pikir mereka sudah memulainya, dan periode mendatang akan sangat penting. Mereka juga perlu memiliki fokus yang tinggi,” ujarnya.
Selain menyelaraskan filosofi di level senior, Zwiers juga menaruh perhatian pada pembinaan usia muda.
Baca Juga: Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Masih Lebih Unggul dari Bajul Ijo
Ia menilai keberhasilan Timnas Indonesia di masa depan tidak bisa dilepaskan dari kualitas akademi dan pelatihan usia dini di seluruh daerah.
Artikel Terkait
Kabar Baik dari FIFA, Ranking Timnas Indonesia Naik, Vietnam Ketar Ketir
Usai FIFA Matchday, Pemain Timnas Indonesia Langsung Gaspol Turun di Super League 2025/26
Pelatih Malut United Hendri Susilo Siapkan Strategi Khusus Agar Timnya Tidak Kebobolan di Menit-menit Terakhir
Jalani Latihan Perdana Andrew Jung Baru Ngeh Kalau Persib Klub Besar di Indonesia
Konkretkan Hasil Rakernas KONI 2025, KONI Pusat Bentuk Tim Kerja Penyempurnaan Permenpora No.14 Tahun 2024