Sementara itu, Amir Sabah justru tampil impresif di level klub, tetapi belum kunjung mendapatkan panggilan untuk memperkuat tim nasional.
Baca Juga: Rio Ngumoha Resmi Menjalani Debut Profesionalnya Bersama Liverpool FC
Adapun Krim Sherko dan Frans Putros mencuri perhatian berkat performa solidnya saat Irak sukses menjuarai King’s Cup 2025 di Thailand pada awal September lalu.
Dengan banyaknya opsi yang tersedia, pelatih Irak, Graham Arnold, dihadapkan pada situasi sulit untuk menentukan pemain utama di posisi bek kanan.
Winwin menilai kondisi ini bisa menjadi dilema bagi Arnold, mengingat sektor bek kanan selama ini dianggap sebagai salah satu titik lemah Irak.
Baca Juga: Presiden FIFA Akui Sepak Bola Indonesia Paling Pesat Perkembangannya di Dunia dan Puji Erick Thohir
“Kelima nama ini menimbulkan sakit kepala bagi pelatih Graham Arnold, yang belum menentukan siapa yang akan mengisi posisi kompleks ini."
"Terlebih, posisi ini menjadi salah satu kelemahan paling signifikan timnas Irak dalam beberapa waktu terakhir,” tulis Winwin.
Bagi timnas Indonesia, laga melawan Irak tentu menjadi ujian berat.
Baca Juga: Messi Cetak Rekor Saat Inter Miami Hancurkan New York City
Selain harus menghadapi lawan dengan peringkat lebih tinggi, skuad Garuda juga mesti mewaspadai kedalaman skuad Irak yang tengah dipenuhi pemain berkualitas.
Pertandingan pada 12 Oktober mendatang menjadi salah satu laga kunci bagi Indonesia untuk menjaga asa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Dukungan penuh dari para pemain dan kesiapan taktik dari Patrick Kluivert akan sangat menentukan peluang Garuda di fase krusial ini.
Artikel Terkait
Pakar Teknologi NASA Tawarkan Triliunan Untuk Beli Tottenham
Husni Merza Mundur, Budi Yuwono Jadi Plt Ketua KONI Siak
Calvin Verdonk Tampil Militan di Liga Europa, Ini Statistiknya Saat Lille Bungkam SK Brann
Barcelona Pangkas Jarak dari Real Madrid
Perselisihan Mees Hilgers dan Twente Masih Berlanjut, Pemain Timnas Indonesia Ini Dipastikan Absen Melawan Fortuna Sittard