SportlinkNews - Timnas Indonesia tengah menghadapi situasi pelik menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat.
Stok penjaga gawang yang tersedia bagi pelatih Patrick Kluivert tiba-tiba menipis akibat badai cedera yang menghantam dua kiper utama.
Dalam daftar pemanggilan terbaru “Garuda Calling”, Kluivert hanya menyertakan tiga nama penjaga gawang, yakni Emil Audero Mulyadi (Cremonese), Maarten Paes (FC Dallas), serta Ernando Ari (Persebaya Surabaya).
Baca Juga: Liverpool FC Gencar Berantas Calo Tiket dan Tutup 45.000 Akun Palsu
Namun, kabar kurang menggembirakan datang kurang dari sepekan sebelum laga kualifikasi dimulai.
Maarten Paes lebih dulu mengalami cedera hamstring sejak awal Agustus dan sudah absen dalam tujuh pertandingan bersama FC Dallas di MLS.
Sementara itu, Emil Audero yang sedang tampil konsisten di Serie B Italia justru tumbang saat pemanasan sebelum laga Cremonese menghadapi Como.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Matchday 2 Liga Champions, Barcelona Ditantang PSG
Cedera otot membuatnya harus menepi dan menambah panjang daftar kiper yang tidak bisa diturunkan.
Kondisi tersebut membuat Ernando Ari menjadi satu-satunya kiper dalam kondisi bugar di skuad Garuda.
Meski demikian, peluang bagi penjaga gawang lokal lainnya untuk dilirik semakin terbuka, terlebih kompetisi Super League 2025-2026 mulai menelurkan kiper dengan performa impresif.
Baca Juga: Frenkie de Jong Saingi Ronald Koeman Jadi Pemain Belanda yang Terbanyak Membela Barcelona
Salah satu contoh adalah Nadeo Argawinata, kapten Borneo FC yang memimpin timnya menyapu bersih lima laga awal musim.
Selain Nadeo, perhatian Kluivert dan pelatih kiper Sjoerd Woudenberg juga tertuju pada laga PSM Makassar kontra PSIM Jogja yang berlangsung Sabtu (27/9/2025).
Artikel Terkait
Persib Kalah, Bojan Hodak Malah Puji Kiper Persita
Atletico 5-2 Real Madrid: Alonso Bereaksi atas Kekalahan Pertama yang Menyakitkan
Man City Melesat ke 5 Besar Liga Primer, Maxime Esteve Jadi Pendosa
Raul Asencio Dituduh Terlibat Dalam Penyebaran Video Konten Asusila
Sport Science Jadi Kunci UMS dalam Pembinaan dan Regenerasi Atlet