Timnas Indonesia Coba Dijegal ke Piala Dunia 2026

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 06:55 WIB
Jay Idzes tampil konsisten bersama Sassuolo. (instagram)
Jay Idzes tampil konsisten bersama Sassuolo. (instagram)

Selain itu, karena putaran empat menggunakan sistem Single round robin alias setiap negara hanya bertemu satu kali, maka AFC telah menentukan agar berlaga di tempat netral. Faktanya? Arab Saudi dan Qatar menjadi tuan rumah.

Meski ini bukan satu alasan untuk menutupi segala kemungkinan, tapi fakta ini harus menjadi catatan tersendiri.

Selain itu, wasit yang dipilih AFC untuk laga melawan Arab Saudi berasal dari satu kawasan Arab, Kuwait. Ini pun sinyal tertentu bagi Bang Jay dan kawan-kawan.

Baca Juga: Kadek Arel Tegaskan Timnas U-22 Indonesia Siap Pertahankan Emas SEA Games 2025

Putaran ketiga saat kita bertamu ke kandang Bahrain, wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf, secara nyata telah berpihak ke tuan rumah.

Dalam perpanjangan waktu 6 menit, timnas kota sudah unggul 2-1. Meski waktu telah melewati dua menit alias telah 8 menit, Al Kaf terus saja membiarkan permain.

Tepat di menit ke-9 perpanjangan atau 3 menit setelah batas waktu perpanjangan terjadi gol balasan Bahrain, 2-2, sepuluh detik kemudian peluit panjang dibunyikan.

Fakta-fakta ini juga harus menjadi catatan tersendiri bagi seluruh kekuatan tim. Artinya, patut dapat diduga, Rabu (8/10) malam, timnas Garuda tidak hanya akan berhadapan dengan timnas the Green Falcon, Arab Saudi, tapi jajaran non-teknis yang jauh lebih berat akan dihadapi.

Baca Juga: Megawati Hangestri Pilih Bertahan di Indonesia, Tunda Main di Liga Voli Turki

Mudah-mudahan Jay Idzes, Marten Paes (Kluivert sudah memastikan Emil Audero Mulyadi cedera dan telah dicoret), Kevin Dick, Calvin Verdonk, Rizky Ridho, dan seluruh pemain harus menghadapi segala kemungkinan.

Utamanya, meski (mudah-mudahan sih tidak terjadi) dirugikan oleh perangkat pertandingan, jangan protes berlebihan. Jika itu terjadi, wasit pasti tidak segan mengeluarkan kartu merah baik langsung maupun melalui dua kartu kuning.

Perlu dicatat juga, pemain-pemain Arab Saudi tak sungkan untuk memancing emosi. Para pemain jazirah Arab kebanyakan penuh drama.

Baca Juga: Seni dan Ilmu Bulu Tangkis: Perpaduan Keterampilan, Strategi, dan Kecepatan

Tersentuh sedikit saja, mereka akan berakting seperti disembelih, berguling-guling dan menjerit-jerit.

Semoga semua bisa diatasi oleh Bang Jay dan kawan-kawan.......

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X