SportlinkNews - Pemilihan skuat utama Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2025 Thailand akan dilakukan lebih selektif dengan pendekatan ilmiah, termasuk penggunaan tes DNA talenta (Talent DNA).
Pemusatan tahap pertama, pada 3-14 Oktober ini diikuti oleh 32 pemain, nantinya 23 pemain terbaik akan dipilih memperkuat skuat inti.
"Kami sudah melakukan in-body test, fall test, dan besok kami akan mencoba metodologi baru yaitu Talent DNA dari Pak Ari Ginanjar. Dari situ kami bisa tahu posisi paling pas untuk setiap pemain berdasarkan data," ujar Kepala Pelatih, Indra Sjafri akhir pekan ini di Stadion Madya.
Baca Juga: Terungkap, PSM Makassar Umumkan Pelatih Pengganti Bernardo Tavares
Langkah ini disebutnya penting agar keputusan pemilihan pemain tidak hanya berdasarkan subjektivitas, melainkan pada dasar ilmiah dan data yang terukur.
TC tahap pertama ini juga akan diisi dengan dua laga uji coba internasional melawan India pada 10 dan 13 Oktober.
Setelah TC berakhir, pemain akan dikembalikan ke klub masing-masing untuk melanjutkan kompetisi domestik. TC tahap kedua akan kembali digelar pada November sebelum daftar akhir 23 pemain diumumkan.
Baca Juga: Media Prancis Ungkap Penyebab Calvin Verdonk Tak Masuk Skuad Lille
Pelatih menegaskan, proses pemanggilan pemain dilakukan melalui komunikasi intensif dengan klub, baik di dalam maupun luar negeri. Namun, beberapa pemain absen karena mengalami cedera, termasuk Marselino Ferdinan dan Kafiatur Rizky.
"Ada dua pemain yang cedera, satu cedera engkel dan satu hamstring. Mereka kami minta untuk fokus pemulihan," jelasnya.
Meski belum bergabung, sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri seperti Dion Marx, Tim Geypens, Adrian Wibowo, dan Ivar Jenner telah mendapatkan izin dari klub mereka untuk bergabung sesuai jadwal FIFA Matchday.
Baca Juga: 30 Pelatih di Kudus Ikuti Sertifikasi Lisensi D Nasional PSSI, Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
Pelatih menambahkan, pengalaman di SEA Games Kamboja menjadi pelajaran berharga, di mana pemain seperti Marselino dan Pratama Arhan baru bergabung dua hari sebelum keberangkatan.
Karena itu, tim kali ini akan lebih fleksibel dan menjaga komunikasi dengan semua pihak.
Dengan persiapan yang lebih panjang, pendekatan ilmiah, serta evaluasi berbasis data, tim pelatih optimistis bisa membentuk skuat yang solid untuk mengejar target prestasi di SEA Games 2025
Artikel Terkait
Misi Berat Timnas U23: Vanenburg Fokus Tingkatkan Serangan Demi Tiket Piala Asia 2026
Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Rafael Struick Akui Timnas U23 Gagal Karena Kesalahan Sendiri
Vanenburg: Fisik Jadi Kendala Utama Timnas U23 Hadapi Korea
Vanenburg Soroti Minimnya Waktu Persiapan Timnas U23 Jelang Agenda Lanjutan
Indra Sjafri Siapkan Garuda Muda, TC Pertama Timnas U23 Dimulai di Jakarta