Patrick Kluivert Evaluasi Kekalahan Indonesia dari Arab Saudi: "Kami Kehilangan Kendali Permainan"

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 05:45 WIB
Para pemain Indonesia merayakan gol Kevin Diks ke gawang Arab Saudi bersama para suporter yang hadir di King Abdullah Sport City, Kamis, 9 Oktober 2025 WIB. (PSSI)
Para pemain Indonesia merayakan gol Kevin Diks ke gawang Arab Saudi bersama para suporter yang hadir di King Abdullah Sport City, Kamis, 9 Oktober 2025 WIB. (PSSI)

Pelatih asal Belanda itu menyoroti kelemahan tim dalam menjaga area antarlini, yang membuat winger Arab Saudi leluasa menembus pertahanan Indonesia. 

"Kami tidak melakukan marking dengan baik di antara lini, sehingga para winger lawan bisa masuk dan mengoyak pertahanan kami. Kami kebobolan gol-gol mudah, dan itu tidak boleh terjadi," tambah Kluivert.

Meski demikian, Kluivert tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang disebut telah bertarung habis-habisan di lapangan. Khususnya sang kiper Timnas Indonesia, Marten Paes yang tampil gemilang dalam laga tersebut. 

Baca Juga: Kehilangan Enam Pilar, O2C Rajawali Andalkan Pemain Muda di Final Four Livoli 2025

"Saya sangat kecewa, tapi kami masih punya pertandingan untuk dimainkan. Kami bermain melawan tim yang bagus dan tidak menyerah. Para pemain saya bertarung seperti singa, khususnya Maarten Paes yang benar-benar baru pulih dari cederanya," ujarnya.

Kluivert kemudian menyoroti tantangan dalam persiapan tim, terutama karena beberapa pemain yang bermain di Eropa dan Amerika baru bergabung dua hingga tiga hari sebelum laga. Ia menegaskan itu bukan alasan, tetapi memang fakta. 

Namun, dia enggan menjadikan kondisi itu sebagai pembenaran atas hasil yang diraih.

Baca Juga: Daftar Delapan Tim Babak Perempat Final BWF World Junior Mixed Team Championships 2025

"Itu memang faktanya. Pemain terakhir kami tiba kemarin, dan itu tidak ideal untuk persiapan menghadapi pertandingan penting seperti ini," jelasnya.

"Saya bukan pelatih yang suka bersembunyi di balik alasan. Tapi jika kami bisa berlatih dengan grup lengkap lebih lama, mungkin hasilnya bisa berbeda. Namun saya tetap bangga dengan usaha para pemain," kata legenda FC Barcelona tersebut.

Terkait performa Ole Romeny, pemain yang baru pulih dari cedera, Kluivert mengaku puas dengan kontribusinya. Lari mendalamnya bagus dan Ole dinilai sukses menciptakan peluang penalti dari aksinya sendiri.

Menutup sesi wawancara, Kluivert juga menegaskan tak memiliki keluhan terhadap kinerja wasit. Kekhawatiran awal yang ditakutkan Indonesia tidak terjadi.

"Saya pikir wasit melakukan pekerjaan yang hebat. Tidak ada keluhan," ujarnya singkat.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi Irak pada Minggu, 12 Oktober 2025 dini hari WIB di tempat yang sama. Kluivert menegaskan fokusnya kini akan langsung tertuju pada Irak. 

"Sekarang waktunya menganalisis dan kembali lebih kuat. Melawan Irak, kami harus menang. Itu fakta," tegas Kluivert.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PSSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X