Selain itu, pelatih Irak saat ini, Graham Arnold, juga memiliki catatan apik saat menghadapi Indonesia.
Baca Juga: James Tarkowski Betah di Everton, Perpanjang Kontrak Hingga Juni 2028
Ketika masih menukangi Timnas Australia, pelatih asal Sydney itu mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang melawan skuad Garuda.
Menariknya, hasil imbang tersebut menjadi titik balik yang menyebabkan Federasi Sepak Bola Australia memutuskan untuk mengakhiri masa jabatannya.
Irak juga tampil impresif dalam ajang Piala Raja 2025, di mana mereka berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan Thailand di partai final.
Baca Juga: Pelatih Crystal Palace Oliver Glasner Sabet NIKI Award 2025 di Wina
Catatan positif tersebut menjadi sinyal bahaya bagi Timnas Indonesia yang sedang berjuang di bawah arahan pelatih Patrick Kluivert.
Kluivert diharapkan tidak lagi melakukan eksperimen taktik yang justru mengganggu ritme permainan.
Konsistensi dan efektivitas menjadi kunci utama untuk meraih kemenangan atas Irak.
Baca Juga: Timnas Indonesia Masih Berjuang, Shin Tae-yong Dipecat Ulsan: Dua Dunia yang Berbeda
Meski berhasil menang, peluang Indonesia belum sepenuhnya aman.
Hasil akhir akan bergantung pada laga lain antara Arab Saudi dan Irak pada 14 Oktober 2025.
Sesuai regulasi, klasemen akhir ditentukan berdasarkan selisih gol.
Baca Juga: Timnas Indonesia: Rasa, Keadilan dan Etika
Dalam skenario ideal, Indonesia harus menang setidaknya dengan selisih dua gol atas Irak untuk memperbesar peluang lolos.
Artikel Terkait
Arab Saudi 3-2 Indonesia: Jalan Makin Terjal
Persib Kena Sanksi AFC Terkait Laga Kontra Manila Digger FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Hyundai Motors Indonesia Jalin Kemitraan dengan Persija di Ajang Super League 2025/26
Persebaya Jalani Persiapan Intensif Jelang Laga Kontra Persija di Gelora Bung Tomo
Jerman Membuntuti Amerika Serikat di Peringkat Dunia FIBA Putra, Mali Bikin Kejutan