Jika PSSI memilih jalur pemecatan, ada dua skenario biaya kompensasi yang mungkin harus dibayarkan.
Baca Juga: Prediksi Latvia Vs Inggris: Clean-Shell Tuchel Siap Amankan Kualifikasi Piala Dunia
Skenario pertama adalah langkah serupa yang dilakukan Federasi Sepak Bola Curacao (FFK) ketika Kluivert gagal membawa timnya ke Piala Dunia 2018.
Saat itu, FFK tidak langsung memecatnya, melainkan memindahkan posisinya menjadi penasihat strategi untuk menghindari kewajiban membayar kompensasi penuh dari kontrak yang masih berjalan.
PSSI bisa saja mengambil strategi serupa agar tidak menanggung kerugian besar.
Baca Juga: Kembalinya Air Jordan 17 Low dalam Warna Hitam dan Krom
Namun, jika pemecatan dilakukan secara langsung, potensi biaya kompensasi bisa mencapai angka fantastis.
Merujuk pada kasus pemecatan Kluivert di klub Adana Demirspor (Turki), pihak klub diwajibkan oleh FIFA Football Tribunal untuk membayar gaji dan fasilitas yang tertunggak sebesar 142.666 euro atau sekitar Rp2,75 miliar, serta tambahan kompensasi pemutusan kontrak senilai 150.000 euro atau sekitar Rp2,9 miliar.
Totalnya mencapai hampir Rp6 miliar, dibayarkan dalam dua tahap pada Januari dan Februari 2024.
Baca Juga: Ruben Amorim Hadapi Tekanan dari Mainoo dan Zirkzee
Namun, skenario yang lebih berat bisa menimpa PSSI.
Berdasarkan laporan Antara, gaji Kluivert diperkirakan berada di kisaran Rp1,3–1,5 miliar per bulan, atau sekitar Rp18 miliar per tahun.
Jika kontraknya diputus sekarang, maka PSSI harus membayar sisa gaji hingga masa kontrak berakhir—sekitar 15 bulan tersisa—yang nilainya bisa mencapai Rp22,5 miliar.
Dengan angka sebesar itu, keputusan PSSI terhadap masa depan Kluivert tak hanya soal performa di lapangan, tetapi juga konsekuensi finansial yang harus ditanggung federasi.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Argentina Minta Bantuan Messi Hadapi Puerto Riko
Italia Vs Israel: Prediksi Susunan Pemain Saat Gattuso Beralih ke Formasi 3-5-2
Marcus Rashford di Barcelona: Penandatanganan Pernyataan atau Lonjakan Singkat?
Pacar Erling Haaland Bikin Wag Inggris Terpukau dengan Pakaian Glamornya
Arab Saudi Vs Irak: Herv Renard Gunakan Strategi seperti Melawan Indonesia