"Semua demi mendukung Merah Putih dengan sepenuh hati,” tulis pernyataan Garuda Saudi.
Baca Juga: FIBA EuroBasket 2025 Cetak Rekor Baru, Impresi Media Sosial Tembus 9,2 Miliar
Mereka menyatakan dapat menerima kekalahan timnas sebagai bagian dari proses, namun tidak bisa menoleransi sikap acuh dari staf pelatih.
Ketiadaan permintaan maaf atau gestur penghormatan dianggap mencerminkan kurangnya rasa tanggung jawab dan empati dari Kluivert dan timnya.
Dalam unggahan yang sama, Garuda Saudi bahkan menyebut tim pelatih sebagai “pengecut” karena memilih tetap berdiam di bench sementara para pemain berdiri sendiri di depan tribun untuk menghadapi ribuan suporter yang kecewa.
Baca Juga: Terungkap! Ini Penyebab Shin Tae-yong Dipecat PSSI Menurut Andre Rosiade
“Setelah kegagalan memalukan di kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana kalian? Tidak satu pun dari kalian datang ke tribun."
"Tidak ada permintaan maaf, tidak ada rasa tanggung jawab. Kalian memilih bersembunyi di bench sementara para pemain berdiri sendiri menghadapi kami,” tulis mereka.
Sebagai tindak lanjut, kelompok suporter tersebut meminta PSSI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Patrick Kluivert dan staf pelatihnya.
Baca Juga: IBL Rilis Regulasi 2026: Pertahankan Format Home and Away, Komposisi Pemain Diperbarui
Mereka menilai sudah saatnya federasi mengambil langkah tegas dengan melakukan perubahan besar demi masa depan timnas yang lebih baik.
“PSSI, kami menuntut evaluasi menyeluruh dan pemecatan Patrick Kluivert beserta tim kepelatihannya."
"Garuda tidak pantas dipimpin oleh mereka yang tidak punya nyali, nurani, dan rasa memiliki terhadap Indonesia,” tutup pernyataan Garuda Saudi.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Usai Jeda Internasional Persib Siap Tempur Hadapi PSBS Biak di Super League 2025/26
Super League Kembali Bergulir Usai Jeda Internasional, Ini Jadwal Pertandingan Pekan ke-9
Dewa United Siap Meladeni Permainan Madura United FC di Banten International Stadium
Mengintip Proses Pembuatan Sepatu Bola Adidas Khusus untuk Pemain Liverpool yang Dirancang dengan Teknologi Sport Science
Bukayo Saka Pecahkan Rekor Gol yang Bertahan 86 Tahun dalam Sejarah Sepak Bola Inggris