Belajar dari Jepang, Nova Minta Garuda Muda Percaya Diri Hadapi Brasil

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 21:41 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto saat diwawancara media di Stadion Madya Senayan, jelang keberangkatan menuju Piala Dunia U-17 2025, 15 Oktober 2025. (ISTIMEWA)
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto saat diwawancara media di Stadion Madya Senayan, jelang keberangkatan menuju Piala Dunia U-17 2025, 15 Oktober 2025. (ISTIMEWA)

SportlinkNews - Menjelang keikutsertaan di Piala Dunia U-17 2025, pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto menekankan pentingnya menjaga fokus penuh, termasuk dalam penggunaan media sosial.

Menurutnya, hal itu menjadi bagian dari disiplin tim yang sudah diterapkan sejak ajang Piala AFF U-16.

"Saya ingin pemain tetap fokus. Karena media sosial bisa jadi hal yang berbahaya bagi mereka," ujar Nova di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2025.

Baca Juga: Peringatan HUT ke-87 KONI Pusat Digelar Bertepatan dengan PON Beladiri

Dari sisi performa, sang pelatih mengaku puas dengan progres fisik para pemain. Ia menilai kondisi fisik Garuda Muda kini berada di level yang ideal setelah melalui berbagai fase turnamen.

"Dari AFF, Kualifikasi, Piala Asia, hingga menuju Piala Dunia, semua target progres sudah tercapai. Saya harap performa ini bisa terus dibawa ke turnamen nanti," tuturnya.

Nova juga menekankan pentingnya konsistensi dan fokus dari menit awal hingga akhir pertandingan. Apalagi, Indonesia berada di grup yang berat bersama Brasil, yang menjadi salah satu kekuatan besar dunia di level usia muda.

Baca Juga: Honda Rekrut Diogo Moreira untuk Skuat LCR MotoGP Team Musim Depan

"Karena itu, saya meminta para pemain untuk memiliki mental yang kuat. Saya berharap mereka bisa tampil maksimal," tambahnya.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Nova berharap anak asuhnya mampu tampil tanpa beban namun tetap bermental baja di panggung dunia nanti.

Ia meminta para pemainnya untuk percaya diri, seperti yang ditunjukkan Jepang di level senior. Kemenangan Jepang atas Brasil dijadikannya sebagai motivasi bagi para pemain. 

Baca Juga: Rachel/Febi Terhenti di Babak Pertama Denmark Open 2025, Akui Masih Perlu Banyak Evaluasi

Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa dalam sepak bola, segala hal bisa terjadi.

"Saya sampaikan ke pemain, selama pertandingan belum berakhir, apa pun masih bisa terjadi. Di usia 17 tahun, semua tim punya peluang yang sama, tinggal bagaimana mental, fisik, dan disiplin dijaga," tegasnya.

Selain fokus pada mental, tim pelatih juga telah mempelajari kekuatan calon lawan, termasuk Brasil, Honduras, dan Zambia. Nova menargetkan hasil positif pada laga perdana melawan Zambia, yang dianggap krusial untuk membuka peluang lolos dari fase grup.

Baca Juga: MotoGP Australia: Tensi Persaingan Semakin Seru Tanpa Kehadiran Marc Marquez

"Kami sudah menonton tiga video dari calon lawan, termasuk Zambia yang jadi lawan pertama. Sejak dulu saya selalu menekankan pentingnya meraih poin di pertandingan pembuka," tukas Nova.  

"Di Kualifikasi kami mengalahkan Kuwait, di Piala Asia menang atas Korea, dan semoga di Piala Dunia kami bisa mengulang hal itu," tutup mantan pemain Timnas 2002-2007 itu.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X