Rachel/Febi Terhenti di Babak Pertama Denmark Open 2025, Akui Masih Perlu Banyak Evaluasi

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:38 WIB
Langkah pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, harus terhenti di babak pertama Denmark Open 2025. Kandas di tangan unggulan kedua di Odense, 15 Oktober 2025. (PBSI)
Langkah pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, harus terhenti di babak pertama Denmark Open 2025. Kandas di tangan unggulan kedua di Odense, 15 Oktober 2025. (PBSI)

SportlinkNews – Langkah pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, harus terhenti di babak pertama Denmark Open 2025

Pasangan muda Pelatnas itu tak mampu menembus pertahanan rapat unggulan kedua asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dan kalah dua gim langsung 13-21, 17-21, Rabu, 15 Oktober 2025, di Jyske Bank Arena, Odense.

Sejak awal pertandingan, Rachel/Febi kesulitan mengimbangi kekuatan serangan lawan yang lebih berpengalaman. Bola-bola belakang dari Pearly/Thinaah menjadi salah satu senjata utama yang sulit diantisipasi.

Baca Juga: Harryadin Mahardika Resmi Jadi Nahkoda dan Pemilik Baru Hangtuah Jakarta

"Bola belakang Tan/Thinaah cukup menyulitkan, tenaganya besar dan variasinya banyak. Pengembalian servis mereka juga sulit ditebak," ujar Rachel usai pertandingan.

Rachel menambahkan bahwa kekalahan ini menjadi pelajaran penting untuk memperbaiki banyak aspek permainan mereka. 

"Berkaca dari hasil ini, kami masih harus terus ekstra dalam memperbaiki rotasi, meningkatkan tenaga, dan variasi pukulan," katanya.

Baca Juga: Liga Primer Inggris Kembali Bergulir, Ini Jadwal Pertandingan dan Link Siaran Langsung

Sementara itu, Febi mengakui penampilan mereka belum mencapai level terbaik.

"Belum sesuai harapan penampilan kami hari ini. Kami harusnya bisa lebih baik, terutama di sisi pertahanan," ucapnya.

Dengan hasil ini, langkah Rachel/Febi harus terhenti di babak 32 besar. Namun, keduanya bertekad bangkit dan tampil lebih baik di turnamen berikutnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X