Jan Olde Riekerink Nilai Taktik Patrick Kluivert Bikin Timnas Indonesia Terpuruk

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 21:00 WIB
Jan Olde Riekerink menilai polemik taktik di timnas Indonesia tak perlu terjadi dan menyoroti strategi Patrick Kluivert. (PSSI)
Jan Olde Riekerink menilai polemik taktik di timnas Indonesia tak perlu terjadi dan menyoroti strategi Patrick Kluivert. (PSSI)

SportlinkNews - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menilai bahwa polemik soal taktik di timnas Indonesia seharusnya tidak perlu terjadi.

Ia menyoroti perdebatan formasi yang muncul setelah performa Tim Garuda menurun di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert, yang kini telah resmi didepak oleh PSSI.

Di bawah arahan Kluivert, timnas Indonesia tampil tidak konsisten dan gagal menampilkan permainan solid seperti sebelumnya.

Baca Juga: KONI DKI Jakarta Jadikan PON Bela Diri 2025 Ajang Pemanasan Menuju PON 2028 NTB-NTT

Banyak pengamat menilai formasi empat bek yang diterapkan pelatih asal Belanda tersebut tidak cocok dengan karakter tim.

Skuad Garuda selama ini terbiasa bermain dengan tiga bek, pola yang terbukti efektif saat masih ditangani oleh Shin Tae-yong.

Puncak dari kegagalan itu terlihat saat Indonesia tak mampu menembus putaran selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Baca Juga: PSSI Dikejar Waktu Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia Sebelum Jeda Internasional

Menurut Jan Olde Riekerink, dua laga terakhir melawan Arab Saudi dan Irak sudah cukup menjadi bukti bahwa Kluivert kesulitan menemukan alternatif taktik.

Setelah skema empat bek miliknya berantakan di laga melawan Arab Saudi, Kluivert kehilangan arah untuk memperbaiki situasi.

Bagi Riekerink, menambah satu bek tambahan bukanlah keputusan yang salah.

Baca Juga: Patrick Kluivert Diberhentikan, PSSI Lakukan Evaluasi Total Timnas Indonesia

Sebaliknya, itu bisa menjadi langkah adaptif sesuai kebutuhan tim di lapangan.

“Semua orang melihat laga melawan Irak dan Arab Saudi."

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: YouTube

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X