“Jika ada yang berhak mendapat penjelasan, itu adalah para penggemar Indonesia yang lama menderita."
Baca Juga: Menang Dramatis, Budi Setiawan Raih Emas Sambo untuk Kudus
"Mereka telah melalui begitu banyak hal dalam perjalanan untuk kembali bermimpi, hanya untuk melihatnya hancur di luar lapangan.”
ESPN menyoroti bahwa Indonesia sejatinya memiliki pemain-pemain bertalenta dan performa yang menjanjikan.
Namun, potensi tersebut tidak berkembang maksimal karena faktor eksternal yang menghambat, termasuk keputusan-keputusan mendadak dari federasi.
Baca Juga: Pakar Universitas Merintis Aplikasi Pencari Bakat Sepak Bola Menggunakan AI
Salah satu yang disorot tajam adalah langkah PSSI memecat Shin Tae-yong pada awal tahun, yang dinilai tidak tepat waktu dan tanpa arah yang jelas.
Lebih lanjut, ESPN menilai bahwa kegagalan Indonesia tidak semestinya dilihat sebagai akhir, tetapi sebagai momentum untuk melakukan evaluasi mendalam.
Menurut media tersebut, perjalanan di Kualifikasi Piala Dunia kali ini seharusnya menjadi motivasi dan pelajaran penting menuju 2030.
Baca Juga: Potongan Rambut Baru Ronaldo Disukai 5 Juta Penggemar
“Indonesia tentu harus melihat kampanye kualifikasi terbaru sebagai pencapaian dan motivasi bahwa mereka bisa melangkah lebih jauh pada 2030,” tulis ESPN.
“Namun, untuk mencapai itu dibutuhkan strategi yang matang dari PSSI."
"Bukan dengan perubahan mendadak pada posisi pelatih atau perombakan skuad tanpa arah yang jelas.”
Baca Juga: Man City 2 Everton 0 : Erling Haaland Makin Menakutkan, 2 Gol dalam 5 Menit
ESPN juga menegaskan bahwa PSSI perlu menjaga konsistensi dan arah pembinaan jangka panjang, bukan hanya berfokus pada hasil instan.
Artikel Terkait
Tiga Kali Beruntun! Petrokimia Gresik Tak Terbendung di Livoli Divisi Utama 2025
Roma 0-1 Inter: Sprint Bonny Antarkan Tiga Tim ke Puncak
Dihajar Chelsea 3-0, Nottingham Forest Pecat Ange Postecoglou Dalam 19 Menit Usai Pertandingan
Hansi Flick Diusir dari Lapangan, Barcelona Menang Dramatis
Napoli Dibungkam Mantan, Conte Salahkan Billy Gilmour