“Sebagai pemain, saya sudah memberikan yang terbaik di lapangan. Tapi tentu saya harus berjuang lebih keras lagi,” ungkapnya.
Baca Juga: Menang Sprint di Sepang, Francesco Bagnaia Akui Belum Pulih Sepenuhnya
Kini, Sananta memilih fokus melanjutkan kariernya bersama klub asal Malaysia, DPMM FC.
Ia ingin memperbaiki performa pribadi sekaligus berkontribusi lebih besar untuk timnya.
Sejauh ini, Sananta telah mencatat dua gol dan dua asis di kompetisi domestik.
Baca Juga: Timnas U-22 Indonesia Fokus di FIFA Matchday, Indra Sjafri Incar Lawan Berkualitas
Pemain kelahiran Riau itu menegaskan bahwa dirinya ingin terus berkembang agar bisa tampil lebih baik, baik di klub maupun saat kembali memperkuat tim nasional nanti.
Saat ini, DPMM FC tengah bersiap menghadapi laga berat melawan Johor Darul Ta’zim (JDT), tim raksasa Malaysia yang belum terkalahkan sepanjang musim ini.
Sananta menilai pertandingan tersebut akan menjadi ujian berat bagi timnya, namun ia optimistis bisa tampil maksimal.
Baca Juga: Mengerikan, Empat Fotografer Terluka dalam Insiden Kecelakaan Supercars di Australia
“Menghadapi tim sehebat JDT membutuhkan persiapan yang matang."
"Semua pemain menunjukkan dedikasi yang luar biasa dan kami bersemangat menghadapi mereka,” tutupnya.
Meski gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026, Ramadhan Sananta bertekad untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi kebangkitan sepak bola Indonesia di masa depan.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Jelang El Clasico Real Madrid vs Barcelona, Jude Bellingham: Ini Salah Satu Pertandingan Terbesar di Dunia
Ratusan Petinju Muda Adu Skill di Kejurnas Sulteng 2025
MotoGP Malaysia: Bagnaia Menangkan Sprint Race, Gresini Racing Raih Double Podium di Sepang
Indra Sjafri Jadikan FIFA Matchday November Sebagai Simulasi Strategis Menuju SEA Games 2025
Melaju ke Semifinal, Fajar/Fikri Harapan Terakhir Indonesia di French Open 2025