Sebaliknya, ia memilih untuk bertanggung jawab secara moral dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia, termasuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Baca Juga: Hasil Super League: Bermain dengan 10 Orang Persik Kediri Tahan Imbang PSM Makassar
“Sepak bola itu ada naik turunnya. Ada hasil yang memuaskan, ada juga yang tidak menguntungkan."
"Tapi saya sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo dan seluruh masyarakat setelah kegagalan di babak kualifikasi,” ujar Erick Thohir dalam keterangan di laman resmi PSSI.
Ia menambahkan bahwa kegagalan ini menjadi pelajaran berharga untuk membangun sistem sepak bola yang lebih solid dan berkelanjutan.
Baca Juga: Menang Sprint di Sepang, Francesco Bagnaia Akui Belum Pulih Sepenuhnya
Menurutnya, tanggung jawab terhadap masa depan timnas tidak hanya terletak pada pelatih, tetapi juga pada federasi dan seluruh pemangku kepentingan sepak bola nasional.
Di sisi lain, Patrick Kluivert kini sudah resmi tidak lagi menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia.
Pelatih asal Belanda itu mengakhiri kerja samanya dengan PSSI pada 16 Oktober lalu, setelah gagal memenuhi target membawa Garuda tampil lebih baik di kualifikasi.
Baca Juga: Timnas U-22 Indonesia Fokus di FIFA Matchday, Indra Sjafri Incar Lawan Berkualitas
Meski begitu, Erick memastikan bahwa langkah pembenahan tetap berjalan, termasuk pencarian pelatih baru yang diharapkan mampu membawa timnas Indonesia berprestasi di Piala Asia 2027 dan membuka peluang menuju Piala Dunia 2030.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Jelang El Clasico Real Madrid vs Barcelona, Jude Bellingham: Ini Salah Satu Pertandingan Terbesar di Dunia
MotoGP Malaysia: Bagnaia Menangkan Sprint Race, Gresini Racing Raih Double Podium di Sepang
Indra Sjafri Jadikan FIFA Matchday November Sebagai Simulasi Strategis Menuju SEA Games 2025
Melaju ke Semifinal, Fajar/Fikri Harapan Terakhir Indonesia di French Open 2025
Mengerikan, Empat Fotografer Terluka dalam Insiden Kecelakaan Supercars di Australia