Kritik tersebut seolah menjadi peringatan dini bagi Nova.
Saat menghadapi Brasil di laga kedua pada Jumat (7/11/2025), pelatih berusia 45 tahun itu mengubah pendekatannya.
Baca Juga: PBVSI Umumkan 14 Pemain Timnas Voli Putra SEA Games 2025, Farhan Halim Absen
Ia memutuskan untuk fokus pada pertahanan, dengan tidak menurunkan Zahaby Gholy sejak awal laga.
“Memang itu sudah menjadi rencana dari awal. Kami tahu Brasil sangat agresif dalam menyerang."
"Jadi, saya memilih pemain yang punya kemampuan bertahan lebih baik seperti Rafi dan Evandra dibandingkan Gholy,” jelas Nova.
Baca Juga: Jelang Lawan Lion City Sailors, Bojan Hodak Tegaskan Persib Belum Aman
“Kami ingin fokus pada pertahanan,” imbuhnya.
Namun, perubahan strategi itu tetap belum membuahkan hasil positif.
Justru, Timnas U-17 Indonesia harus menelan kekalahan yang lebih telak.
Garuda Muda dibungkam Brasil dengan skor 0-4.
Dua hasil buruk ini membuat posisi Indonesia semakin terjepit.
Mereka kini berada di peringkat ketiga Grup H tanpa satu pun poin dari dua pertandingan yang sudah dijalani.
Baca Juga: Pep Guardiola Jalani Pertandingan ke-1000 Pada Duel Manchester City vs Liverpool
Artikel Terkait
Piala Dunia U-17 Qatar 2025: Dua Tim Lolos, Empat Tim Bangkit, Persaingan Kian Ketat
Tanpa Banyak Drama Zambia Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia U17, Jadi Lawan Berat Brasil di Grup H
Ini Pengakuan Pelatih Nova Arianto Usai Timnas Indonesia Dijegal Brasil di Piala Dunia U17
Indra Sjafri Panggil 30 Pemain Muda untuk Pemusatan Latihan SEA Games 2025
Jadwal Pertandingan Liga Primer Pekan ke-11, Manchester City Tantang Liverpool