Peta Persaingan Sepak Bola Putra SEA Games: Thailand Masih Raja ASEAN

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 3 Desember 2025 | 21:41 WIB
Logo SEA Games 2025 Thailand. (Kita Garuda)
Logo SEA Games 2025 Thailand. (Kita Garuda)

SportlinkNews - Persaingan sepak bola putra di SEA Games selalu menjadi salah satu magnet utama setiap edisi penyelenggaraan. Bahkan, menjadi juara umum terasa belum lengkap tanpa raihan medali emas dari cabang sepak bola.

Sejak pertama kali dipertandingkan pada 1959, hanya segelintir negara yang mampu mencatatkan diri sebagai juara.

Hingga kini, baru lima negara yang berhasil menggenggam medali emas, menunjukkan betapa ketatnya kompetisi di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Timnas U-22 Revisi Skuat: Marselino Absen, Rifqi Terbang Menyusul ke Thailand

Thailand hingga penyelenggaraan SEA Games ke-33 masih menjadi raja tanpa tandingan. Tim Gajah Perang tercatat sebagai penguasa sejati cabang olahraga ini dengan 16 medali emas. 

Ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah. Raihan tersebut didapat pada tahun 1965, 1975, 1981, 1983, 1985, 1995, 1997, 1999, 2001, 2003, 2005, 2007, 2013, 2015, dan 2017. 

Dominasi konsisten selama puluhan tahun membuat Thailand kokoh sebagai negara tersukses dalam sepak bola putra SEA Games.

Baca Juga: Jumlah Penonton MotoGP 2025 Lampaui 3,6 Juta Jadi Rekor Baru dalam Sejarah MotoGP

Di posisi kedua terdapat Malaysia dengan torehan enam medali emas, masing-masing diraih pada tahun 1961, 1977, 1979, 1989, 2009, dan 2011.

Meski sudah lama tidak menjadi juara, Harimau Malaya tetap menjadi salah satu kekuatan tradisional di kawasan.

Myanmar menjadi negara ketiga terbanyak mengoleksi emas dengan lima medali, yang seluruhnya diraih pada era kejayaan mereka di tahun 1965, 1967, 1969, 1971, dan 1973.

Baca Juga: Menpora Pastikan DBON Diperbarui, 21 Cabor Akan Jalani Sistem Promosi-Degradas

Kekuatan Myanmar memang sempat mendominasi pada masa awal turnamen sebelum akhirnya tergusur oleh perkembangan pesat Thailand dan Malaysia.

Sementara itu, Vietnam mencatatkan tiga medali emas sepanjang sejarah.

Emas pertama mereka diraih jauh di edisi perdana tahun 1959, kemudian kembali berjaya pada 2019 dan 2021 ketika generasi Golden Star Warriors sedang berada di puncak performa.

Baca Juga: Rating Pemain: Juventus 2-0 Udinese – Jonathan David Kurang Beruntung karena Tidak Mencetak Dua Gol

Indonesia juga memiliki catatan tiga medali emas, namun dengan dinamika yang sangat emosional.

Tim Garuda Muda menjadi juara pada 1987 dan 1991, sebelum akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 32 tahun dengan merebut emas bersejarah pada SEA Games 2023 di Kamboja. 

Kemenangan itu sekaligus menjadi kebangkitan sepak bola Indonesia di level regional.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X