Timnas U-22 Indonesia dihuni banyak pemain yang memiliki jam terbang tinggi dan kualitas mumpuni.
Baca Juga: Ini Dia Bakal Calon Lawan Persib di Babak 16 Besar AFC Champions League Two
Beberapa di antaranya bahkan sudah rutin mendapat kesempatan tampil bersama timnas senior, seperti Ivar Jenner, Hokky Caraka, hingga Rafael Struick.
Kehadiran pemain-pemain tersebut membuat Indonesia diprediksi mampu bersaing hingga fase akhir turnamen.
Faktor ketiga adalah rekam jejak prestasi. Timnas U-22 Indonesia datang ke SEA Games 2025 dengan status sebagai juara bertahan.
Baca Juga: Aksi Unik 9 Pembalap Red Bull Menerbangkan Pesawat Layang dengan Sepeda Balap
Pada edisi sebelumnya, SEA Games 2023, Garuda Muda sukses meraih medali emas, dan Indra Sjafri juga menjadi pelatih kepala saat itu.
Catatan tersebut semakin menguatkan keyakinan bahwa Indonesia mampu mengulang kesuksesan.
Namun demikian, Zainudin Amali menilai kegagalan kali ini justru dipengaruhi oleh aspek persiapan jangka panjang yang belum ideal.
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu membandingkan kondisi skuad saat SEA Games 2025 dengan tim juara SEA Games 2023.
Menurut Zainudin, keberhasilan Indonesia meraih emas pada 2023 tidak lepas dari fondasi kuat yang dibangun oleh Shin Tae-yong sejak tahun 2020.
Skuad tersebut merupakan generasi pemain yang sudah lama dibentuk dan sering bermain bersama dalam berbagai agenda internasional.
Baca Juga: Judo dan Renang Mendulang Medali Emas Terbanyak Hingga Hari ke-4 SEA Games Thailand 2025
“Saya melihat ada hal yang penting yaitu durasi untuk berkumpulnya mereka, itu penting,” ujar Zainudin Amali.
Artikel Terkait
Jadwal Pertandingan Liga Primer Pekan ke-16, Arsenal Ditempel Ketat Manchester City
Arne Slot Enggan Menjawab Tegas Soal Mohamed Salah: "Saya akan Bicara Lagi dengannya"
Anomali SEA Games: Taekwondo Kamboja Lolos Final Tanpa Bertanding, Thailand Meraih Medali Emas
Tether Umumkan Tawaran Rp 16,9 Triliun untuk Membeli Juventus
Catatan Menarik Duel Liverpool vs Brighton: Mampukah Brighton Mengatasi Keangkeran Anfiled?