Oleh karena itu, ia menilai tidak bijak apabila federasi atau publik justru sibuk mencari pihak yang dijadikan kambing hitam.
“Jadi, kita jangan mencari kambing hitam, siapa yang salah dan sebagainya,” ucapnya.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga Serie A Pekan ke-15: AC Milan Ditantang Sassuolo, Jay Idzes Siap Berjibaku
“Itu kurang bagus untuk kita,” lanjut Zainudin.
Sebaliknya, Zainudin menekankan pentingnya kejujuran dalam melakukan evaluasi internal.
Ia berharap PSSI dapat mengambil pelajaran berharga dari kegagalan ini agar pembinaan tim nasional ke depan dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan.
Baca Juga: Alarm bagi Xabi Alonso, Real Madrid Kehilangan 11 Pemain Melawan Alaves
“Tapi kita harus jujur, internal harus mengevaluasi kejadian ini,” kata Zainudin Amali.
Evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar untuk memperbaiki sistem persiapan, pembinaan pemain, hingga strategi jangka panjang tim nasional, khususnya pada level usia muda.
Dengan langkah yang tepat, PSSI berharap kegagalan di SEA Games 2025 dapat menjadi momentum perbaikan demi prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Jadwal Pertandingan Liga Primer Pekan ke-16, Arsenal Ditempel Ketat Manchester City
Arne Slot Enggan Menjawab Tegas Soal Mohamed Salah: "Saya akan Bicara Lagi dengannya"
Anomali SEA Games: Taekwondo Kamboja Lolos Final Tanpa Bertanding, Thailand Meraih Medali Emas
Tether Umumkan Tawaran Rp 16,9 Triliun untuk Membeli Juventus
Catatan Menarik Duel Liverpool vs Brighton: Mampukah Brighton Mengatasi Keangkeran Anfiled?